Viralterkini.id, JAKARTA – Changan membukukan 1.120 surat pemesanan kendaraan (SPK) dalam debutnya di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Capaian tersebut diraih selama pameran yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Selain mencatat pemesanan kendaraan, Changan melaporkan lebih dari 1.500 aktivitas test drive dan sekitar 35.000 pengunjung yang mendatangi booth selama penyelenggaraan GIIAS 2026.
Dari seluruh model yang dipasarkan, Changan Nevo Q05 menjadi penyumbang SPK terbesar dengan 876 unit. Angka tersebut setara sekitar 78 persen dari total pemesanan Changan selama pameran.
Besarnya kontribusi Nevo Q05 membuat SUV listrik tersebut menjadi model yang paling banyak dipesan konsumen Changan pada debut merek tersebut di GIIAS.

Nevo Q05 juga menjadi salah satu model yang diperkenalkan Changan kepada pasar Indonesia dalam ajang tersebut. Model ini menandai masuknya merek Nevo sebagai bagian dari portofolio kendaraan elektrifikasi Changan di Indonesia.
Di bawah Nevo Q05, Changan Deepal S05 mencatat 115 SPK selama GIIAS 2026. Model yang baru diperkenalkan ke pasar Indonesia tersebut menawarkan dua pilihan sistem penggerak elektrifikasi, yakni battery electric vehicle (BEV) dan range extended electric vehicle (REEV).
Data pemesanan menunjukkan varian BEV menyumbang 69 persen dari total SPK Deepal S05, sementara varian REEV mencatat kontribusi 31 persen.
Komposisi tersebut memberikan gambaran mengenai preferensi konsumen terhadap dua pendekatan elektrifikasi yang ditawarkan dalam satu model. BEV mengandalkan baterai sebagai sumber tenaga utama, sedangkan REEV menggunakan mesin pembakaran internal sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh ketika energi baterai menipis.
Dua model lainnya, Deepal S07 dan Changan Lumin, secara keseluruhan menyumbang 129 SPK.
Deepal S07 menempati segmen SUV listrik dengan pendekatan teknologi dan desain yang berbeda dari Deepal S05. Pada GIIAS 2026, Changan juga membawa varian Deepal S07 Prime sebagai bagian dari pilihan model yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.
Sementara itu, Changan Lumin menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan melalui bodi berukuran kompak. Model tersebut melengkapi portofolio Changan di segmen kendaraan listrik yang lebih kecil.
Jika ditotal, Nevo Q05, Deepal S05, Deepal S07, dan Lumin menyumbang seluruh 1.120 SPK yang dibukukan Changan selama GIIAS 2026.

CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menilai hasil GIIAS 2026 menjadi salah satu indikator awal penerimaan pasar terhadap merek dan produk Changan di Indonesia.
“GIIAS 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan Changan di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dan antusiasme konsumen terhadap produk dan teknologi yang kami hadirkan,” ujar Setiawan.
Menurut dia, respons konsumen selama pameran juga memberikan gambaran mengenai aspek yang menjadi pertimbangan ketika memilih kendaraan elektrifikasi, mulai dari teknologi, kenyamanan, performa hingga kelengkapan fitur.
Bagi Changan, capaian 1.120 SPK tersebut menjadi pijakan awal untuk memperluas penetrasi di pasar otomotif nasional. Setelah GIIAS Jakarta, Changan akan melanjutkan kehadirannya dalam rangkaian GIIAS the Series di Surabaya, Bandung, Semarang, dan Bali.
Rangkaian pameran tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Changan untuk menguji respons pasar di luar Jakarta sekaligus memperkenalkan jajaran kendaraan elektrifikasinya kepada konsumen di sejumlah daerah.(DP)