x Viralterkini

ICX Medan 2026 Catat Transaksi Rp1,5 Miliar

waktu baca 4 menit
Jumat, 7 Agu 2026 17:06 14 Denny Pohan

Viralterkini.id, Medan – Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari di Tiara Convention Center, Medan. Ajang yang diselenggarakan Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dengan dukungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk itu mencatat 7.700 pengunjung, diikuti 54 peserta pameran, serta menghasilkan nilai transaksi sekitar Rp1,5 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap industri kopi nasional yang terus berkembang, sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya keterhubungan antara petani, pelaku usaha, roaster, brewer, komunitas, hingga konsumen dalam satu ekosistem.

Selama penyelenggaraan, pengunjung memadati berbagai agenda seperti coffee cupping, kompetisi Indonesia Brewers Cup (IBRC) Regional 3, hingga pameran produk kopi dari pelaku UMKM dan petani dari berbagai daerah. Aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa kopi kini tidak hanya diposisikan sebagai komoditas konsumsi, tetapi juga menjadi bagian dari industri kreatif yang memiliki nilai ekonomi, budaya, dan peluang bisnis yang terus bertumbuh.

Direktur Dyandra Promosindo, Michael Bayu A. Sumarijanto, mengatakan keberhasilan ICX Medan tidak hanya tercermin dari jumlah transaksi maupun pengunjung, tetapi juga dari semakin terbukanya ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku industri.

“Melalui penyelenggaraan di Medan, kami melihat masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati kopi, tetapi juga ingin mengenal asal-usul, proses pengolahan, hingga para pelaku di balik secangkir kopi. Antusiasme ini menjadi sinyal positif bahwa industri kopi Indonesia memiliki ruang yang semakin besar untuk berkembang ketika petani, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dapat bertemu dalam satu ekosistem,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, menilai ICX menjadi wadah strategis untuk memperkuat konektivitas seluruh mata rantai industri kopi Indonesia.

“Sumatera, khususnya Medan, memiliki posisi penting dalam perjalanan kopi Indonesia. Melalui Indonesia Coffee Expo kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi kopi-kopi daerah untuk bertemu pasar sekaligus memperkuat hubungan antara petani, pelaku usaha, dan konsumen. Antusiasme selama penyelenggaraan menunjukkan potensi kopi Indonesia masih sangat besar, baik di pasar domestik maupun internasional,” katanya.

ICX Medan 2026 menghadirkan sejumlah program yang dirancang untuk memperkuat ekosistem kopi nasional. Melalui Local Farmer Access Program, petani memperoleh kesempatan memperkenalkan hasil panennya secara langsung kepada pelaku industri dan calon pembeli, sementara sesi Coffee Cupping menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan keragaman karakter kopi dari berbagai daerah.

Beragam kopi unggulan seperti Kopi Sidikalang, Kopi Karo, Kopi Minang, hingga sejumlah origin Nusantara lainnya turut ditampilkan melalui partisipasi UMKM dan kelompok petani.

Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah Indonesia Brewers Cup (IBRC) Regional 3, yang mempertemukan 25 brewer dari 18 coffee shop di berbagai daerah. Kompetisi ini menjadi bagian dari seleksi menuju Indonesia Brewers Cup tingkat nasional sekaligus membuka peluang bagi barista Indonesia tampil di kompetisi internasional.

Pada kompetisi tersebut, Andrey Raharja dari Axy Roastery keluar sebagai juara pertama, disusul Cantik Fe Salsabilla dari Drama Roastery di posisi kedua, serta Vincent Chandra Winata Dey sebagai juara ketiga.

Selain menghadirkan edukasi dan kompetisi, penyelenggaraan ICX Medan juga memperlihatkan semakin luasnya penerapan transaksi digital di sektor UMKM kopi.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, mengatakan tingginya penggunaan pembayaran nontunai selama pameran menunjukkan transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam aktivitas bisnis pelaku UMKM maupun pengalaman berbelanja pengunjung.

“Kami melihat respons yang sangat positif terhadap penggunaan transaksi digital selama Indonesia Coffee Expo berlangsung. Hal ini menunjukkan digitalisasi semakin mendukung aktivitas UMKM sekaligus memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nixon, industri kopi menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi karena semakin dekat dengan gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda. BTN, kata dia, berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem tersebut melalui pembiayaan usaha sekaligus penguatan layanan transaksi digital.

Selama penyelenggaraan ICX Medan 2026, transaksi didorong menggunakan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS pada aplikasi Bale by BTN maupun mesin electronic data capture (EDC) BTN.

“Selain mendukung pembiayaan usaha melalui kredit, kami juga memperkuat kemudahan transaksi digital melalui platform Bale agar pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih efisien,” kata Nixon.

Ia menambahkan, transformasi BTN sebagai bank digital menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan keuangan yang semakin relevan bagi kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM.

Usai penyelenggaraan di Surabaya dan Medan, rangkaian Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 akan berlanjut ke Jakarta pada 4–6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Seri penutup tersebut diharapkan semakin memperluas partisipasi pelaku industri kopi nasional, mempertemukan lebih banyak pemangku kepentingan, sekaligus memperkenalkan kekayaan kopi Indonesia kepada pasar yang lebih luas.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini