Preskon jelang fina Piala Presiden 2026. Foto Viralterkini.id Viralterkini.id, JAKARTA – Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden 2026 Bidang Kompetisi, Risha Adi Widjaja, menanggapi kekhawatiran sejumlah pelatih klub peserta mengenai risiko cedera pemain akibat padatnya jadwal pertandingan.
Risha menegaskan bahwa panitia penyelenggara telah memberikan fleksibilitas maksimal kepada setiap klub untuk melakukan rotasi pemain. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kebugaran pemain sekaligus memberikan kesempatan bermain kepada seluruh anggota skuad.
“Kami memahami kekhawatiran para pelatih. Namun, perlu diingat bahwa Piala Presiden 2026 merupakan turnamen pramusim yang dirancang untuk memberikan jam terbang kepada para pemain. Karena itu, kami memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada setiap pelatih untuk melakukan rotasi sesuai kebutuhan,” ujar Risha saat preskon jelang final Piala Presiden 2026 di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Sejak babak penyisihan, setiap tim peserta diperbolehkan melakukan pergantian hingga 12 pemain dalam satu pertandingan yang berlangsung selama 2 x 45 menit. Pergantian tersebut dapat dilakukan menggunakan pola bebas, sehingga pelatih mempunyai keleluasaan dalam menentukan strategi rotasi berdasarkan kebutuhan taktis dan kondisi pemain.

Dalam penerapannya, tim dapat menggunakan berbagai kombinasi pergantian, seperti pola 4-4-4, yakni empat pemain pada tiga kesempatan berbeda; pola 7-5 dengan tujuh pemain pada satu kesempatan dan lima pemain pada kesempatan berikutnya; ataupun pola 8-4.
“Sistem pola bebas memberikan otonomi penuh kepada setiap pelatih untuk mengelola skuadnya. Tidak ada batasan mengenai cara melakukan rotasi selama jumlah keseluruhan pergantian tidak melebihi 12 pemain dalam satu pertandingan,” jelas Risha.

Menurutnya, regulasi mengenai fleksibilitas pergantian pemain telah disosialisasikan secara transparan kepada seluruh pihak yang terlibat. Penjelasan terperinci juga disampaikan dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang dihadiri manajer dan pelatih dari setiap tim peserta.
“Setiap manajer tim telah memperoleh informasi lengkap mengenai regulasi ini. Tidak ada aturan yang disembunyikan atau disampaikan secara mendadak. Seluruh pihak telah memahami dan menyepakati aturan yang berlaku di Piala Presiden 2026,” tambahnya.
Aturan tersebut turut mendukung kelancaran rangkaian pertandingan fase akhir turnamen yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Pada babak semifinal yang digelar 4 Agustus 2026, Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Sementara itu, Persebaya Surabaya menang 1-0 atas Arema FC.
Hasil tersebut memastikan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya bertemu pada laga final Piala Presiden 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Risha menjelaskan bahwa jadwal pertandingan telah disusun dengan mengacu pada regulasi Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC, termasuk ketentuan mengenai masa pemulihan antarlaga. Dengan demikian, seluruh peserta tetap memperoleh waktu istirahat yang memadai sebelum kembali bertanding.
Persetujuan AFC juga menunjukkan bahwa penyelenggaraan Piala Presiden 2026 telah memenuhi standar kompetisi internasional. Sebagai turnamen kategori Tier 2 AFC, berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari penjadwalan pertandingan hingga administrasi kompetisi, dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku di tingkat Asia.
“Kami sangat menghargai persetujuan AFC yang memungkinkan pertandingan-pertandingan puncak diselenggarakan sesuai jadwal. Transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi internasional menjadi prioritas utama kami,” kata Risha.
Memasuki fase penentuan juara, panitia Piala Presiden 2026 berkomitmen menghadirkan pertandingan yang profesional, kompetitif, dan berkualitas. Penyelenggaraan turnamen ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi klub peserta dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia. (dp)