x Pulau Seribu Asri

Vietnam Wajib Menang, Kim Sang-sik Siapkan Taktik Berbeda untuk Redam Indonesia

waktu baca 4 menit
Minggu, 2 Agu 2026 18:43 17 M Ary K

Viralterkini.i, Jakarta – Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan timnya siap tampil habis-habisan saat menghadapi Indonesia di Stadion Pakansari Bogor dalam pertandingan pada hari Senin (03/08) pukul 20.30 wib.

Kemenangan menjadi target mutlak bagi Vietnam untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Vietnam datang ke pertandingan ini dengan tekanan setelah hanya mampu bermain imbang melawan Singapura. Meskipun menciptakan banyak peluang, mereka gagal mencetak gol dan harus puas berbagi poin.

“Pertandingan melawan Indonesia sangat penting karena menentukan peluang kami lolos ke babak berikutnya. Kami tahu laga tandang ini tidak mudah, baik secara fisik maupun mental. Namun, motivasi kami sangat besar dan target kami adalah meraih tiga poin,” ujar Kim Sang-sik dalam konferensi pers menjelang pertandingan.

Ingin Menebus Hasil Mengecewakan

Kim mengakui hasil melawan Singapura membuat persiapan Vietnam menghadapi Indonesia menjadi lebih berat. Namun, ia memastikan para pemainnya telah melakukan evaluasi dan siap menjawab kekecewaan tersebut dengan penampilan yang lebih baik.

“Kami menciptakan banyak peluang saat melawan Singapura, tetapi gagal mencetak gol. Itu sangat disayangkan. Sekarang fokus kami sepenuhnya tertuju kepada Indonesia,” katanya.

Meski masih memiliki pertandingan berikutnya melawan Kamboja, Kim tidak ingin anak asuhnya memikirkan laga tersebut.

“Kami memang masih akan menghadapi Kamboja, tetapi saat ini kami tidak memikirkan pertandingan itu. Fokus kami hanya pertandingan melawan Indonesia,” tegasnya.

Waspadai Kekuatan Lini Serang Indonesia

Vietnam mengaku telah menganalisis dua pertandingan Indonesia. Menurut Kim, skuad Garuda memiliki sejumlah pemain berbahaya, terutama di lini serang.

“Pemain nomor 9 sangat kuat dalam duel udara dan sundulan, sementara nomor 19 mempunyai umpan-umpan yang sangat berbahaya. Organisasi pertahanan Indonesia juga membuat lawan kesulitan,” jelas Kim.

Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu tetap percaya diri dengan kekuatan lini belakang Vietnam. Hingga saat ini, Vietnam belum kebobolan dalam dua pertandingan.

“Kami yakin dengan kualitas para pemain. Bertahan bukan hanya tugas satu orang, tetapi tanggung jawab seluruh tim,” tambahnya.

Kiper Vietnam, Patrik Le Giang, juga menegaskan bahwa timnya tidak akan memberikan perhatian khusus kepada satu pemain Indonesia.

“Kami tidak fokus kepada satu pemain tertentu. Kami mempersiapkan diri untuk menghadapi Indonesia sebagai sebuah tim,” ujar Patrik.

Patrik Le Giang Siap Hadapi Tekanan

Bagi Patrik, pertandingan melawan Indonesia berpotensi menjadi salah satu laga terbesar sejak bergabung dengan Timnas Vietnam. Namun, ia tidak merasa terbebani dengan tekanan tersebut.

“Setiap pertandingan bersama tim nasional adalah pertandingan besar karena membela negara merupakan kehormatan tertinggi bagi seorang pemain,” tuturnya.

“Kami tahu Indonesia adalah lawan yang sangat kuat dan mempunyai banyak pemain berkualitas. Namun, fokus saya adalah memberikan yang terbaik untuk negara dan membuat masyarakat Vietnam bangga.”

Patrik juga menilai pelatih beserta stafnya telah mempersiapkan tim dengan baik. Vietnam pun siap menghadapi atmosfer pertandingan tandang di hadapan pendukung Indonesia.

Stadion Pakansari Bukan Persoalan

Kim Sang-sik belum dapat memberikan penilaian mengenai kondisi Stadion Pakansari karena belum melihatnya secara langsung. Namun, ia memastikan Vietnam tidak mengalami kendala selama berada di Indonesia.

“Cuaca di sini hampir sama dengan Vietnam. Fasilitas hotel juga sangat baik sehingga persiapan kami berjalan lancar,” katanya.

Kim juga tidak mempermasalahkan keputusan Indonesia yang menjalani latihan di Stadion Gelora Bung Karno, bukan di lokasi pertandingan.

“Indonesia bermain di kandang sendiri sehingga di mana pun mereka berlatih tetap memiliki keuntungan sebagai tuan rumah. Bagi kami, yang terpenting bukan bagaimana lawan mempersiapkan diri, tetapi bagaimana kami mempersiapkan diri untuk mencapai tujuan,” ujarnya.

Singgung Jersey Hitam dan Tutup dengan Candaan

Suasana konferensi pers sempat mencair ketika Kim menanggapi anggapan bahwa Vietnam gagal menang atas Singapura karena mengenakan jersey putih.

“Saya mendengar banyak suporter mengatakan kami gagal menang karena memakai jersey putih. Sejujurnya, saya juga sempat memikirkan hal itu. Jadi, jika Indonesia tidak memakai jersey hitam, kemungkinan kami akan mengenakan jersey hitam,” ucapnya.

Kim kembali bercanda ketika ditanya mengenai kekurangan Vietnam yang dianggap tidak mempunyai gelandang bertahan murni.

“Pertanyaan seperti ini seharusnya tidak ditanyakan di depan media Indonesia. Kalian malah membocorkan kelemahan kami,” katanya sambil bercanda.

“Untungnya, kami memiliki Patrik yang menjaga gawang dengan sangat baik, jadi saya tidak terlalu khawatir.”

Meski dibalut candaan, Kim memastikan Vietnam telah mengevaluasi kekurangan tersebut. Ia pun memberi isyarat akan menyiapkan pendekatan dan taktik berbeda untuk menghadapi Indonesia.

“Kami terus melakukan analisis dan evaluasi bersama para pemain. Besok kami akan menyiapkan pendekatan serta taktik yang berbeda. Saya sangat menantikan pertandingan ini,” pungkas Kim. (ma)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri