Sekretaris DPD KNPI Provinsi Maluku Utara, Jufri M. Soleman, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan sambutan mewakili Ketua DPD KNPI Malut pada acara Pembukaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (RAPIMPURDA) Pemuda/KNPI ke-V Kabupaten Halmahera Timur yang berlangsung di Maba, Jumat (1/5/2026). Foto: ist Viralterkini.id, HALTIM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Timur resmi menggelar Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (RAPIMPURDA) ke-V pada Jumat (1/5/2026). Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat konsolidasi organisasi kepemudaan di Maluku Utara.
Di tengah dinamika zaman, pertemuan ini diarahkan untuk merumuskan langkah strategis pemuda dalam mengawal pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan struktur organisasi yang solid.
Acara yang dipusatkan di Kota Maba ini dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur yang diwakili oleh Kepala BPKAD Haltim, Joko Lelono Ridwan.

Dalam sambutannya, Joko Lelono menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh harapan besar pada pundak generasi muda sebagai pilar utama kemajuan daerah.
“KNPI harus mampu bertransformasi menjadi mitra kritis namun solutif bagi pemerintah, terutama dalam mengoptimalkan potensi daerah demi kesejahteraan masyarakat luas,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Beliau juga menambahkan bahwa sinkronisasi antara program kepemudaan dan kebijakan fiskal daerah merupakan kunci untuk menciptakan dampak pembangunan yang nyata.

“Kami ingin melihat pemuda Halmahera Timur terlibat aktif dalam perputaran ekonomi kreatif dan menjaga akuntabilitas sosial di tengah masyarakat,” lanjut Joko Lelono.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi strategis KNPI dalam struktur pembangunan daerah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki fungsi pengawasan dan pemberdayaan.
Sekretaris DPD KNPI Provinsi Maluku Utara, Jufri M. Soleman, S.Sos., M.I.Kom., yang hadir mewakili Ketua DPD KNPI Malut menyampaikan pesan penting mengenai peran intelektual muda.

“Rapimpurda ini adalah ruang bagi kita untuk mengonsolidasikan gagasan agar pemuda tidak hanya menjadi objek, tetapi subjek pembangunan yang mandiri secara budaya dan ekonomi,” tegas Jufri dalam pidatonya.
Beliau menekankan bahwa sinergi lintas sektoral antara provinsi dan daerah merupakan fondasi utama kekuatan organisasi.
Beliau juga menambahkan bahwa KNPI harus menjadi wadah yang mampu mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang memiliki integritas serta kompetensi tinggi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari forum ini memiliki dampak langsung bagi pemberdayaan pemuda di tingkat kecamatan hingga desa,” lanjut Jufri.
Pernyataan ini memberikan arah baru bagi para peserta rapat untuk lebih fokus pada program kerja yang konkret dan terukur bagi keberlangsungan masyarakat Halmahera Timur.
Rangkaian acara ini semakin semarak dengan digelarnya pentas seni dan budaya bertajuk “Manifesto Pemuda: Menuju Harmoni Kemandirian Budaya”.
Kehadiran jajaran Ketua Bidang dari DPD Provinsi, mulai dari sektor Bencana, Hukum, hingga Kesetaraan Gender, mempertegas komitmen KNPI terhadap isu-isu sosial yang progresif.

Hal ini menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya fokus pada politik organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian mendalam terhadap pelestarian nilai-nilai luhur dan akar budaya lokal.
Partisipasi aktif dari perwakilan OKP, organisasi sayap partai, hingga seluruh Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Halmahera Timur menciptakan atmosfer diskusi yang dinamis.
Kehadiran elemen-elemen ini memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dalam Rapimpurda memiliki legitimasi yang kuat dari akar rumput. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan semangat activistpreneur yang mampu membawa perubahan nyata serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi seluruh generasi muda di Maluku Utara. (Dano)