x Pulau Seribu Asri

Sering Konsumsi Junk Food tapi Belum Tahu Sejarahnya? Yuk Simak!

waktu baca 4 menit
Minggu, 29 Mar 2026 13:16 49 Rainy Bintang

Viralterkini.id — Saat ini, junk food seperti minuman bersoda, snack asin, permen hingga burger siap saji sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, tidak banyak orang yang tahu bahwa makanan-makanan ini memiliki sejarah panjang yang penuh dengan ide kreatif, eksperimen bahkan kebetulan.

Secara umum, junk food merujuk pada makanan yang memiliki sedikit nilai gizi atau mengandung kalori, gula dan lemak yang tinggi. Meski sering diktritik karena dampaknya terhadap kesehatan, junk food tetap menjadi salah satu industri makanan terbesar di dunia.

Menariknya, sebagian besar perkembangan junk food modern berasal dari Amerika Serikat. Negara ini tidak hanya menciptakan berbagai jenis junk food, tetapi juga berhasil memproduksinya secara massal dan menjadikannya bagian dari budaya populer.

Menurut Andrew F. Smith, penulis Encyclopedia of Junk Food and Fast Food, perkembangan junk food merupakan fenomena yang luar biasa.

1896: Cracker Jack, Salah Satu Junk Food Pertama

Salah satu produk yang sering disebut sebagai junk food pertama di Amerika adalah Cracker Jack.

Produk ini berawal dari dua saudara pedagang jalanan, Frederick dan Louis Rueckheim, yang menjual campuran popcorn, molase dan kacang di Chicago World’s Fair pada tahun 1893. Beberapa tahun kemudia, tepatnya pada 1896, mereka berhasil menyempurnakan resep tersebut dan menamainya Cracker Jack.

Produk ini kemudian dikemas dengan lebih baik agar tetap segar dan mulai dipasarkan secara nasional. Menurut para sejarawan makanan, Cracker Jack merupakan salah satu contoh awal junk food yang berhasil dijual secara luas.

1905: Tootsie Rolls dan Permen Modern

Pada tahun 1905, perusahaan di New York mulai memproduksi Tootsie Rolls, sebuah permen cokelat kenyal yang menjadi sangat populer.

Inovasi terbesar dari permen ini bukan hanya rasanya, tetapi cara pengemasannya. Tootsie Rolls menjadi permen pertama yang dibungkus secara individual, sehingga lebih higienis dan mudah dijual secara massal.

1923: Es Loli yang Ditemukan Secara Tidak Sengaja

Beberapa penemuan junk food bahkan terjadi secara tidak sengaja. Salah satu contohnya adalah Popsicle.

Pada suatu malam yang sangat dingin di San Francisco pada tahun 1905, seorang anak berusia 11 tahun bernama Frank W. Epperson secara tidak sengaja meninggalkan minuman soda bubuk yang sedang ia aduk di teras rumahnya. Ia lupa mengambilnya dan minuman tersebut membeku semalaman dengan stik pengaduk masih berada di dalamnya.

Keesokan paginya, ia menemukan minuman beku tersebut dan mencobanya. Temuannya ini kemudian dikenal sebagai Popsicle. Pada tahun 1923, Epperson akhirnya mengajukan paten untuk penemuan tersebut.

Saat ini, perusahaan Unilever menjual sekitar 2 Milliar Popsicle setiap tahun di Amerika Serikat.

1928: Lahirnya Permen Karet

Pada tahun 1928, seorang akuntan muda bernama Walter E. Diemer yang bekerja di perusahaan Fleer Chewing Gum mulai bereksperimen dengan resep permen karet.

Setelah berbulan-bulan mencoba berbagai formula, ia akhirnya menemukan jenis permen karet yang lebih elastis dan tidak terlalu lengket, sehingga bisa ditiup menjadi gelembung.

Permen karet tersebut kemudian dijual dengan nama Dubble Bubble dan langsung habis terjual pada hari pertama. Meski penemuannya sangat terkenal, Diemer tidak menerima royalti dari produk tersebut.

1930: Twinkies dan Kreativitas di Masa Depresi

Pada masa Great Depression di Amerika, seorang manajer pabrik roti bernama James A. Dewar memiliki ide sederhana namun kreatif.

Ia menyadari bahwa loyang yang biasanya digunakan untuk membuat kue stroberi hanya dipakai saat musim tertentu. Agar tidak terbuang sia-sia, ia menggunakan loyang tersebut untuk membuat kue kecil yang diisi dengan krim pisang.

Kue ini kemudia diberi nama Twinkies dan dijual dengan harga dua buah seharga lima sen. Ketika pisang menjadi langka selama Perang Dunia II, isi dari Twinkies diganti menjadi krim vanila.

Saat ini, perusahaan Hostess memproduksi sekitar 500 juta Twinkies setiap tahun.

Era Modern Junk Food

Perkembangan junk food terus berlanjut hingga era modern. Pada tahun 1976, jaringan toko serba ada 7-Eleven memperkenalkan minuman berukuran besar bernama Big Gulp, yang berisi sekitar 32 ons minuman.

Ukuran minuman ini kemudian terus bertambah besar. Pada tahun 1988, muncul versi Double Gulp yang berisi 64 ons minuman.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kreativitas dalam industri junk food hampir tidak ada batasnya.

Junk Food dalam Kehidupan Sehari-hari

Saat ini, junk food diproduksi di hampir seluruh negara dengan berbagai rasa, bentuk dan kemasan. Dari snack sederhana hingga minuman berukuran besar, pilihan yang tersedia di pasaran semakin beragam.

Meskipun sering diperdebatkan dari segi kesehatan, tidak bisa dipungkiri bahwa junk food telah menjadi bagian dari budaya modern dan kehidupan sehari-hari banyak orang di seluruh dunia. (rby)

Sumber: Let Us Now Praise the Great Men of Junk Food – The New York Times

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri