Presiden Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan ketua Geothermal Soccer Indonesia, Carsom Hakama dan staffnya saat preskon dalam agenda Grand Launching Geothermal Soccer Indonesia di Ritz Carlton Kuningan Jakarta, Jumat (26/06). Foto : GSI Viralterkini.id, JAKARTA – Persita Tangerang membuka peluang kerja sama strategis dengan Geothermal Soccer Indonesia (GSI) untuk memperkuat sistem pembinaan pemain muda sekaligus memperluas pencarian bakat sepak bola hingga ke berbagai daerah terpencil di Indonesia.
Kolaborasi yang masih dalam tahap penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola nasional yang lebih inklusif. Tidak hanya berfokus pada pengembangan atlet muda, kerja sama tersebut juga akan menghubungkan dunia olahraga dengan edukasi mengenai energi panas bumi dan energi baru terbarukan.
Presiden Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan komunikasi antara kedua pihak telah berlangsung selama beberapa pekan. Bahkan, perwakilan Geothermal Soccer Indonesia telah mengunjungi kantor Persita di Bintaro untuk membahas peluang kolaborasi.
“Kami mendapat undangan dari Geothermal Soccer Indonesia. Sebelum acara ini mereka datang langsung ke kantor kami untuk menyampaikan keinginan bekerja sama dalam membangun sepak bola Indonesia melalui pencarian bakat dan pembinaan pemain muda,” ujar Ahmed Zaki.
Menurutnya, visi GSI sejalan dengan komitmen Persita yang selama ini konsisten mengembangkan pemain muda melalui akademi, Elite Pro Academy (EPA), hingga program boarding school bagi para pemain binaan dari luar Tangerang.

Persita, kata Ahmed Zaki, memiliki cita-cita melahirkan pesepak bola berbakat dari seluruh penjuru Indonesia, bukan hanya dari Tangerang atau Banten.
“Visi Persita adalah mengembangkan pemain-pemain muda, bukan hanya dari Tangerang dan Banten, tetapi juga dari Sabang sampai Merauke,” katanya.
Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah memperluas jangkauan pencarian bakat ke wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh pembinaan sepak bola modern, terutama daerah di sekitar kawasan proyek panas bumi.
Menurut Ahmed Zaki, banyak lokasi geothermal berada di daerah terpencil yang justru berpotensi menyimpan talenta-talenta sepak bola yang belum mendapatkan kesempatan berkembang.
“Banyak lokasi geothermal berada di daerah yang cukup jauh dari kota. Namun bukan tidak mungkin justru di sana terdapat bibit-bibit pemain sepak bola Indonesia yang selama ini belum terjangkau,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan sejumlah pemain nasional seperti Firman Utina dan Ilham Jaya Kesuma yang berasal dari daerah, sebagai bukti bahwa kualitas pemain tidak selalu lahir dari kota-kota besar.
Sementara itu, Ketua Geothermal Soccer Indonesia, Carson Hakama, mengatakan proses penjajakan kerja sama dengan Persita telah berlangsung sekitar dua pekan dan menunjukkan perkembangan yang positif.
Meski demikian, kedua pihak masih membahas sejumlah aspek teknis sebelum mencapai kesepakatan resmi.
“Penjajakan sudah kami mulai sekitar dua minggu lalu. Perjalanannya berjalan positif, namun masih ada beberapa poin yang perlu dibahas lebih lanjut. Setelah itu baru akan kami tindak lanjuti,” kata Carson.
Selain program pembinaan usia dini, Persita dan GSI juga tengah merancang berbagai kegiatan bersama untuk mendukung pengembangan sepak bola nasional sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi panas bumi kepada masyarakat melalui olahraga.
Melalui sinergi tersebut, kedua pihak berharap dapat menciptakan sistem pencarian bakat yang lebih luas dan berkelanjutan sehingga potensi pesepak bola muda dari berbagai pelosok Indonesia dapat ditemukan, dibina, dan berkembang menjadi pemain profesional di masa depan.
Geothermal Soccer Indonesia sendiri merupakan wadah kolaborasi antara pemerintah, industri panas bumi, asosiasi, komunitas olahraga, media, dan masyarakat yang memanfaatkan olahraga sebagai sarana edukasi publik mengenai energi panas bumi dan energi baru terbarukan. Berbagai program yang dijalankan GSI mencakup pembinaan usia dini, kampanye publik, hingga kegiatan sosial yang mendukung pembangunan generasi muda Indonesia. (ma)
3 Poin Penting
1. Persita dan Geothermal Soccer Indonesia menjajaki kerja sama strategis untuk memperkuat pembinaan pemain muda dan sistem pencarian bakat sepak bola nasional.
2. Kolaborasi menyasar daerah-daerah terpencil, khususnya kawasan proyek panas bumi, guna menemukan talenta muda yang selama ini belum terjangkau.
3. Selain pembinaan sepak bola, kerja sama juga mengusung edukasi energi bersih, dengan memanfaatkan olahraga sebagai media sosialisasi energi panas bumi dan energi terbarukan.