x Pulau Seribu Asri

PB PASI Dukung Visi Prabowo Bangun Prestasi Atletik Indonesia

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 19:50 14 Iskandar S.E

PB PASI mendukung kebijakan Presiden Prabowo terkait anggaran multiyears pelatnas dan pembinaan atlet usia dini untuk mempercepat lahirnya atlet Indonesia berprestasi di level dunia.

Viralterkini.id, JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan olahraga nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Fokus pemerintah pada penganggaran multiyears untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dan pembinaan atlet sejak usia dini dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak prestasi olahraga Indonesia di level dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, usai bertemu Presiden Prabowo di Hambalang, Jumat (19/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya skema pendanaan jangka panjang bagi pelatnas serta pembentukan Akademi Olahraga yang menjaring talenta sejak usia sekolah dasar.

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi cabang olahraga atletik yang selama ini membutuhkan proses pembinaan berkelanjutan.

“Bagi kami di PASI, ini adalah kabar baik yang telah lama dinantikan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun dengan pendekatan jangka pendek. Seorang atlet tidak dibentuk dalam satu musim kompetisi. Perjalanan dari seorang atlet muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun menjalani proses yang tidak mudah,” ujar Luhut.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan atlet selama ini adalah keterbatasan siklus anggaran yang hanya berlangsung tahunan. Kondisi tersebut kerap menghambat kesinambungan program latihan maupun persiapan menuju kompetisi internasional.

“Proses panjang tersebut sering kali terbentur oleh keterbatasan siklus perencanaan tahunan. Padahal, untuk menghasilkan prestasi yang konsisten, atlet dan pelatih membutuhkan kepastian program. Langkah strategis Presiden membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar target medali dalam satu ajang, tetapi sedang membangun fondasi yang kuat bagi masa depan olahraga Indonesia,” katanya.

PB PASI juga menyambut positif rencana pemerintah membangun sistem pembinaan atlet sejak usia delapan hingga sepuluh tahun. Menurut Luhut, konsep tersebut sejalan dengan program regenerasi yang telah dijalankan federasi.

Ia menjelaskan, PB PASI saat ini telah mengembangkan pusat pelatihan desentralisasi di Papua sebagai bagian dari pembinaan atlet muda. Program tersebut siap disinergikan dengan rencana pembentukan Akademi Olahraga agar proses pencarian dan pengembangan bakat berlangsung lebih terstruktur.

Menutup keterangannya, Luhut menekankan bahwa keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

“Dukungan dari kalangan usaha juga memainkan peran penting dalam keberhasilan program pembinaan. Sinergi yang kuat memberikan ruang lebih luas bagi kami untuk meningkatkan jam terbang internasional para atlet sehingga Merah Putih selalu siap bersaing dan kompetitif di panggung dunia,” pungkasnya.(***)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri