x Pulau Seribu Asri

Menpora Sederhanakan 191 Permenpora Jadi 4 Regulasi

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Apr 2026 14:24 12 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan deregulasi terhadap 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menghasilkan empat regulasi utama baru yang akan menjadi landasan dalam mendorong pembangunan kepemudaan dan keolahragaan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick usai melakukan pertemuan dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan langkah deregulasi ini merupakan bagian dari upaya penyederhanaan regulasi agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

“Dari 191 aturan (Permenpora) yang ada, telah kami deregulasi sehingga kini tersisa empat peraturan utama,” ujar Erick kepada awak media.

Empat regulasi baru tersebut mencakup aspek penting dalam sektor kepemudaan dan olahraga.

Di antaranya adalah pengaturan tentang kepemudaan, pembudayaan olahraga, peningkatan prestasi olahraga, serta pengembangan industri olahraga, termasuk sektor sport tourism atau pariwisata berbasis olahraga.

Menurut Erick, penyederhanaan ini bertujuan untuk mempercepat implementasi kebijakan dan mempermudah koordinasi lintas sektor.

Ia menilai, banyaknya regulasi sebelumnya justru menjadi hambatan dalam pelaksanaan program di lapangan.

Langkah deregulasi ini, lanjut Erick, berawal dari evaluasi internal di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap kompleksitas regulasi yang ada.

Dari hasil evaluasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan konsultasi dengan Kementerian Hukum guna mencari solusi terbaik dalam merampingkan aturan tanpa mengurangi substansi kebijakan.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan pendampingan yang luar biasa dari Menteri Hukum. Ini bisa menjadi contoh bagi kementerian lain. Jika mengalami kendala, dapat meminta pendampingan, dan terbukti langkah ini tepat sasaran serta tepat waktu,” katanya.

Erick menegaskan, deregulasi ini tidak hanya menyederhanakan jumlah aturan, tetapi juga memangkas jumlah pasal secara signifikan.

Dari sebelumnya mencapai sekitar 1.500 pasal, kini dirampingkan menjadi sekitar 600 pasal atau berkurang sekitar 60 persen.

Salah satu contoh signifikan terjadi pada regulasi terkait prestasi olahraga. Erick menyebut jumlah pasal pada regulasi tersebut berhasil dipangkas dari sekitar 700 pasal menjadi hanya 200 pasal.

Hal ini diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi di berbagai cabang olahraga.

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa Kemenpora juga menerima sejumlah masukan dari Kementerian Hukum terkait pentingnya memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga.

Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya tumpang tindih program atau overlapping yang selama ini kerap menjadi kendala dalam implementasi kebijakan.

“Kami akan melaksanakan hal tersebut. Ke depan, kami akan kembali berkoordinasi dengan Kementerian Hukum,” ujarnya.

Selain itu, Erick juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin dua kesepakatan baru dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Tidak hanya itu, Kemenpora juga merencanakan kerja sama lanjutan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi guna memperkuat ekosistem pembinaan olahraga dan kepemudaan dari tingkat pendidikan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI tersebut menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Erick menambahkan, deregulasi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas program kepemudaan dan keolahragaan di Indonesia.

Dengan regulasi yang lebih sederhana dan terstruktur, pemerintah optimistis dapat mempercepat pencapaian target pembangunan di sektor tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan selama proses deregulasi berlangsung.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan proses berjalan sesuai target waktu dan menghasilkan kebijakan yang berkualitas.

“Terima kasih kepada Menteri Hukum atas pendampingan dan terobosan yang telah dilakukan. Deregulasi 191 Permenpora ini dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi kementerian,” kata Erick.

Adapun empat Permenpora baru tersebut kini telah resmi berlaku setelah ditandatangani oleh Erick Thohir dan diundangkan oleh Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan di Kementerian Hukum.

Dengan diberlakukannya empat regulasi utama tersebut, pemerintah berharap tata kelola kepemudaan dan olahraga di Indonesia menjadi lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global, termasuk dalam pengembangan industri olahraga dan sport tourism yang semakin berkembang.

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

6 hours ago
7 hours ago
8 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri