x Pulau Seribu Asri

Kontroversi dan Kericuhan Warnai Laga EPA U-20 di Semarang, PSSI Siapkan Sanksi Tegas

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 07:21 23 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Pertandingan pekan ke-32 Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 melawan Dewa United FC U-20 di Stadion Citarum, Sabtu (19/4) sore, berlangsung sengit namun berujung kontroversi dan kericuhan yang melibatkan pemain hingga ofisial kedua tim.

Dalam duel yang berjalan ketat, Dewa United FC U-20 sukses mencuri kemenangan dengan skor 2-1. Tim tamu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Kelivin Ananda Hairulis pada menit ke-16. Tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol Aqilah Lissunnah pada menit ke-65.

Puncak kontroversi terjadi pada menit ke-81 saat Abu Thalib mencetak gol kedua bagi Dewa United. Gol tersebut langsung menuai protes keras dari kubu tuan rumah yang menilai posisi sang pemain sudah berada dalam posisi offside. Meski mendapat tekanan dari pemain dan ofisial Bhayangkara, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Keputusan itu memicu memanasnya situasi di lapangan. Setelah laga kembali dilanjutkan, terjadi adu argumen antar pemain dari kedua tim. Ketegangan yang sempat mereda justru kembali meningkat hingga berujung kericuhan.

Berdasarkan laporan dan rekaman video yang beredar, seorang pemain Dewa United bernomor punggung 158 diduga melakukan pemukulan ke arah dagu pemain Bhayangkara. Usai insiden tersebut, pemain itu berlari ke arah bangku cadangan sambil menunjukkan gestur provokatif yang semakin memancing emosi lawan.

Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan akan segera menindaklanjuti insiden tersebut.

PSSI menegaskan akan meneruskan kasus ini ke Komite Disiplin untuk diproses lebih lanjut. Komdis diminta memprioritaskan penanganan dan menjatuhkan sanksi seberat-beratnya kepada pemain yang terbukti terlibat.

Selain itu, PSSI juga menyoroti kinerja perangkat pertandingan yang dinilai lalai dalam mengantisipasi situasi hingga berujung kericuhan. Evaluasi akan dilakukan melalui Komite Wasit, termasuk kemungkinan pemberian sanksi apabila ditemukan pelanggaran atau kelalaian.

PSSI menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas semua pihak yang terlibat. Organisasi itu juga mengimbau seluruh pemain agar menjaga sikap profesional dan tidak terpancing emosi di lapangan.

Dengan kejadian ini, PSSI berharap insiden serupa tidak kembali terjadi, khususnya di level pembinaan usia muda yang seharusnya menjadi fondasi pembentukan karakter dan sportivitas pemain masa depan. (ma)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

6 hours ago
6 hours ago
6 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri