x Viralterkini

Jelang Lawan PSIM, Carlos Peña Kritik Regulasi Tanpa Official Training bagi Tim Tandang

waktu baca 5 menit
Jumat, 4 Sep 2026 16:55 13 M Ary K

Viralterkini.id, Yogyakarta – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Peña, melontarkan kritik terbuka terhadap regulasi kompetisi BRI Super League 2026/2027 yang tidak menyediakan sesi latihan resmi atau official training di stadion pertandingan bagi tim tamu.

Kritik tersebut disampaikan menjelang pertandingan perdana Persita menghadapi PSIM Yogyakarta. Duel pekan pertama itu akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore.

Carlos menilai tidak adanya kesempatan bagi tim tamu untuk menjajal kondisi lapangan pertandingan dapat memengaruhi persiapan pemain. Terlebih, klub tidak selalu mudah menemukan lapangan latihan pengganti yang berkualitas di setiap kota di Indonesia.

“Saya tidak menyukai gagasan tidak adanya sesi latihan resmi atau official training di stadion pertandingan. Menurut saya, itu kurang bagus bagi tim yang bermain tandang,” kata Carlos di Bantul.

Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut berharap operator kompetisi mengevaluasi regulasi itu dalam beberapa pekan mendatang. Menurutnya, kesempatan berlatih di stadion pertandingan dapat membantu tim tamu mempersiapkan kondisi fisik, teknik, dan adaptasi pemain dengan lebih baik.

“Tidak mudah di Indonesia untuk menemukan lapangan latihan di sekitar kota. Jadi, saya berharap aturan ini bisa berubah dalam beberapa pekan ke depan untuk membantu performa tim dan pemain,” lanjutnya.

Persita Tetap Siap Hadapi PSIM

Meski menyampaikan kritik, Carlos memastikan ketiadaan sesi latihan resmi di Stadion Sultan Agung tidak mengurangi kesiapan Persita.

Pendekar Cisadane telah menjalani persiapan selama sekitar tujuh pekan, termasuk mengadakan pemusatan latihan di Yogyakarta dan melakoni sejumlah pertandingan uji coba menghadapi tim-tim kompetitif.

“Persiapan kami berjalan cukup panjang karena ini merupakan pertandingan pertama. Kami sudah memainkan banyak pertandingan uji coba melawan tim-tim yang kompetitif,” ujar Carlos.

Persiapan panjang tersebut dilakukan agar Persita siap bersaing sejak pertandingan pembuka hingga pekan terakhir kompetisi.

“Idenya adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar siap menghadapi pertandingan pertama sampai pertandingan terakhir. Pertandingan pertama dan pertandingan terakhir sama pentingnya. Tim saya harus siap untuk pertandingan besok,” katanya.

Pemain Baru Persita Siap Menjalani Debut

Persita akan datang ke Bantul dengan kekuatan penuh. Sejumlah rekrutan anyar, seperti Luquinhas, Alexandre Ramalingom, Tyronne del Pino, Sutanto Tan, Wahyudi Hamisi, dan Dion Markx berpeluang menjalani debut.

Carlos memastikan beberapa pemain baru akan mendapatkan kesempatan bermain. Namun, ia masih merahasiakan susunan pemain yang akan diturunkan sejak menit pertama.

“Kami memiliki beberapa pemain baru musim ini. Pastinya, sebagian dari mereka akan bermain besok,” ucapnya.

Di lini depan, Alexandre Ramalingom diproyeksikan sebagai penyerang murni Persita. Namun, Carlos juga mempunyai pilihan lain dalam diri Aleksa Andrejić dan Ahmad Nur Hardianto.

Menurut Carlos, Aleksa dapat dimainkan sebagai penyerang seperti yang telah diperlihatkannya pada musim lalu. Sementara itu, Hardianto memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, termasuk sebagai pemain sayap.

“Saya memiliki kepercayaan penuh kepada ketiganya. Mereka harus memberikan kontribusi dan mencetak gol untuk tim sepanjang musim. Kesempatan mereka semua akan datang,” jelas Carlos.

“Satu, dua, atau mungkin ketiganya bisa saja bermain sejak awal. Mereka harus tampil sebaik mungkin. Performa mereka sendiri yang akan menentukan siapa yang mendapatkan menit bermain lebih banyak,” tambahnya.

Javlon Guseynov Optimistis Raih Tiga Poin

Bek Persita, Javlon Guseynov, juga menyatakan bahwa timnya telah siap secara fisik maupun taktik. Para pemain sudah menjalani rangkaian latihan dan menganalisis permainan PSIM.

“Persiapan cukup bagus, cukup baik, dan cukup lama. Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang di dunia sepak bola karena musim baru akan dimulai. Kami selalu senang ketika liga dimulai,” ujar Javlon.

“Kami memiliki banyak pertandingan uji coba dan latihan. Menurut saya, tim sudah siap. Kami juga sudah mencoba menganalisis lawan. Insyaallah, kami akan berjuang untuk mendapatkan tiga poin,” lanjutnya.

Carlos Peña Punya Rekor Bagus Melawan PSIM

Persita mempunyai catatan positif ketika menghadapi PSIM pada musim lalu. Pendekar Cisadane berhasil meraih dua kemenangan atas Laskar Mataram.

Persita menang telak 4-0 ketika bermain di Indomilk Arena. Pada putaran kedua, pasukan Carlos kembali mengalahkan PSIM dengan skor tipis 1-0 di Bantul.

Namun, Carlos tidak ingin anak asuhnya terlena dengan catatan tersebut. Ia menilai PSIM tetap menjadi lawan berbahaya karena mempertahankan pelatih dan sebagian besar pemain penting dari musim lalu.

Beberapa pemain asing, seperti mantan pemain Persita Ezequiel Vidal, Ze Valente, Nermin Haljeta, dan Yusaku Yamadera masih memperkuat PSIM. Laskar Mataram juga mendatangkan lima pemain asing baru yang belum pernah bermain di kompetisi Indonesia.

“Kami sudah menganalisis PSIM dengan cukup baik. Kami juga mengenal mereka dari musim lalu karena masih memiliki pelatih yang sama dan mempertahankan sebagian besar pemain pentingnya,” kata Carlos.

“Pertandingan besok akan sangat sulit, terutama karena kami bermain tandang. Kami akan memberikan 100 persen kemampuan dan berharap bisa mendapatkan tiga poin,” lanjutnya.

Pertandingan tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahun PSIM. Meski atmosfer pertandingan diperkirakan semakin meriah, Carlos menegaskan situasi itu tidak memberikan tekanan tambahan kepada timnya.

“Tekanannya tetap sama. Kami bermain untuk memperebutkan tiga poin. Kami menghormati mereka dan sudah melakukan analisis terhadap PSIM,” tegasnya.

Berdasarkan klasemen akhir musim 2025/2026, Persita finis di posisi ke-10 dengan mengumpulkan 45 poin. PSIM berada satu tingkat di bawahnya dengan perolehan poin yang sama.

5 Poin Penting Jelang PSIM vs Persita

  1. Carlos Peña mengkritik regulasi tanpa official training
    Pelatih Persita menilai tim tamu dirugikan karena tidak mendapatkan kesempatan berlatih dan beradaptasi di stadion pertandingan.
  2. Sulit mencari lapangan latihan pengganti
    Carlos menyebut klub tidak selalu mudah menemukan lapangan latihan berkualitas di setiap kota di Indonesia.
  3. Persita tetap siap menghadapi pertandingan perdana
    Pendekar Cisadane telah menjalani persiapan selama tujuh pekan, termasuk pemusatan latihan dan sejumlah pertandingan uji coba.
  4. Pemain baru berpeluang menjalani debut
    Luquinhas, Alexandre Ramalingom, Tyronne del Pino, Sutanto Tan, Wahyudi Hamisi, dan Dion Markx siap mendapatkan kesempatan bermain.
  5. Persita menargetkan tiga poin di Bantul
    Meski bermain tandang dan menghadapi PSIM yang sedang berulang tahun, Carlos memastikan timnya akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan.

Head to head :
5 Pertemuan Terakhir :
30/04/2026 PSIM 0-1 Persita
17/10/2025 Persita 4-0 PSIM

5 Laga Terakhir PSIM Yogyakarta
22/05/2026 Arema FC 3-1 PSIM
17/05/2026 PSIM 2-1 Madura United
10/05/2026 PSIM 2-0 Java United
04/05/2026 Persib Bandung 1-0 PSIM
30/04/2026 PSIM 0-1 Persita

5 Laga Terakhir Persita Tangerang
23/05/2026 Persita 1-3 Persis Solo
16/05/2026 Java United 1-1 Persita
10/05/2026 Persita 0-3 Persijap Jepara
05/05/2026 Borneo 2-0 Persita
30/04/2026 PSIM Yogyakarta 0-1 Persita

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini