x Pulau Seribu Asri
} }

Industri Kuliner Terus Bertumbuh, Sasa Gandeng 50 UMKM Bakso Perluas Akses Pasar

waktu baca 3 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 19:01 24 Denny Pohan

Viralterkini.id, Jakarta, – Pertumbuhan industri kuliner Indonesia terus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. Melihat potensi tersebut, PT Sasa Inti kembali menggelar Sasa Bakso Vaganza 2026 dengan melibatkan 50 pelaku usaha bakso dari berbagai daerah di Indonesia, meningkat dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Festival yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Plaza Sudirman, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, tidak hanya menjadi ajang promosi produk kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM melalui peningkatan akses pasar, perluasan jejaring usaha, serta peningkatan eksposur kepada konsumen.

Marketing Director PT Sasa Inti, Agus Nugraha, mengatakan industri bakso merupakan salah satu segmen kuliner yang memiliki daya tahan tinggi karena mampu beradaptasi dengan perubahan preferensi konsumen tanpa meninggalkan karakter cita rasa yang telah mengakar di masyarakat.

“Kuliner bakso Indonesia memiliki kekuatan karena mampu terus bertumbuh tanpa kehilangan kedekatannya dengan masyarakat. Ada resep yang telah dijaga selama puluhan tahun, tetapi ada juga inovasi baru yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen. Melalui Festival Sasa Bakso Vaganza, kami ingin mengapresiasi para pelaku usaha sekaligus memperlihatkan kekayaan rasa yang dimiliki kuliner bakso Indonesia,” ujar Agus.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah peserta dari 25 menjadi 50 UMKM menunjukkan semakin besarnya kebutuhan pelaku usaha terhadap platform yang mampu mempertemukan produsen dengan konsumen secara langsung. Selain mendorong peningkatan penjualan selama penyelenggaraan, festival juga diharapkan membuka peluang kolaborasi bisnis dan memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha kuliner.

Prospek sektor kuliner masih menjadi salah satu penopang ekonomi kreatif nasional. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, subsektor kuliner berkontribusi sekitar 41,06 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif, menjadikannya penyumbang terbesar dibandingkan subsektor lainnya.

Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa penguatan UMKM kuliner memiliki dampak ekonomi yang luas. Selain menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, sektor ini juga menggerakkan rantai pasok industri pangan yang melibatkan peternak, pemasok bahan baku, industri pengolahan, distribusi, hingga perdagangan.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Sasa Bakso Vaganza menghadirkan tiga kategori utama, yakni Bakso Legendaris, Bakso Nusantara, dan Bakso Viral. Keberagaman tersebut menggambarkan transformasi industri bakso nasional yang mampu memadukan warisan kuliner lintas generasi dengan inovasi produk untuk menjawab perubahan tren konsumsi masyarakat.

PT Sasa Inti menilai penguatan daya saing UMKM membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga pada perluasan akses pasar dan peningkatan kapasitas bisnis. Karena itu, festival ini dirancang sebagai ruang yang mempertemukan pelaku usaha, konsumen, dan pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Dengan target sekitar 14.000 pengunjung selama dua hari penyelenggaraan, Sasa Bakso Vaganza 2026 diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku UMKM sekaligus memperkuat posisi industri kuliner sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.(DP)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri