x Pulau Seribu Asri

GM Susanto Megaranto Kunci Gelar Juara JAPFA FIDE Rated 2026, Modal Penting Tampil Dikejuaraan Asia di Mongolia

waktu baca 4 menit
Selasa, 26 Mei 2026 23:50 10 Eko Djatmiko

Viralterkini.id, Jakarta, – Pecatur Unggulan pertama Grand Master (GM) Indonesia Susanto Megaranto tampil sebagai juara kategori Open turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 yang berakhir di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Gelar juara tersebut menjadi modal penting bagi Susanto sebelum tampil pada kejuaraan Asia di Mongolia akhir pekan ini.

Susanto mengunci gelar juara setelah mengoleksi poin tertinggi 7,5 MVP dari sembilan babak yang dipertandingkan. Dia unggul atas GM Novendra Priasmoro yang finis di posisi kedua dengan 6,5 poin. Peringkat ketiga ditempati IM Tirta Chandra Purnama dengan poin sama.

Sementara itu, pecatur muda IM Satria Duta Cahaya berada di posisi keempat dengan 6,5 MVP. Disusul berikutnya Stevanky menutup lima besar dengan raihan 6 poin.

Bagi Susanto, turnamen JAPFA FIDE Rated seperti ini sangat penting untuk menjaga atmosfer persaingan sekaligus meningkatkan kualitas pecatur nasional. Ia mengaku menjadikan ajang di Jakarta sebagai pemanasan menuju turnamen level Asia di Mongolia.

“Sebenarnya sangat baik ada turnamen rating seperti ini,” ucap Susanto. ” Jadi, untuk bisa memperluas pengalaman juga pemain-pemain nasional kita,” sambung Susanto.

Susanto menilai regenerasi pecatur muda Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif. Namun mereka masih membutuhkan lebih banyak pengalaman bertanding di turnamen resmi FIDE, seperti JAPFA FIDE Rated.
Dalam perjalanannya menuju gelar juara,

Susanto menyebut duel melawan Stevanky pada babak kedelapan menjadi partai paling berat. “Mungkin (paling sulit) terjadi di babak delapan melawan Stevanky,” tutur Susanto. “Mungkin itu (kunci) perjalanan untuk bisa menjadi juara,” sambungnya.

Di kategori challenger, gelar juara diraih pecatur veteran Sudung Tampubolon dengan membukukan 8 poin. Posisi kedua ditempati Jalaludin Al Mubarok dengan 7,5 poin. Sedangkan Maximiliano Marrhuimawan finis di peringkat ketiga dengan raihan poin yang sama.

Apresiasi dan Bangga
Head of Internal Audit Japfa Comfeed Indonesia, Iwan Ng, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama dengan PB Percasi sehingga turnamen berjalan lancar. Dia juga bangga karena dua pecatur JAPFA Chess Club mampu menembus podium kategori open. Pihaknya menegaskan komitmen untuk tetap mendukung pembinaan catur nasional.

“Dari sisi Japfa saya juga senang karena kali ini dua pecatur dari Japfa Chess Club berhasil jadi juara pertama dan ketiga untuk kategori open,” katanya. “Dan saya kira Japfa tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan catur. Paling tidak untuk level yang sama pasti akan tetap ada,” tutur Iwan.

Pihaknya juga menyoroti pentingnya membuka ruang kompetisi bagi pecatur difabel yang turut ambil bagian pada turnamen tahun ini. Pada ajang tersebut belasan pecatur disabilitas atau para chess turut berkompetisi.

“Saya pikir itu bagus sih buat mendukung peserta-peserta yang disabilitas. Kita akan tetap memberi kesempatan sebesar-besarnya untuk peserta-peserta disabilitas,” tambah Iwan.

Sementara Wakil Ketua Umum PB Percasi Pandapotan Sinaga melihat minat masyarakat terhadap catur terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dia menilai kemunculan pecatur muda di kategori open menjadi sinyal positif.

“Kita lihat, seperti untuk kelas JAPFA FIDE Rated katagori open ini, yang muda juga banyak yang muncul, seperti Satria Duta, Aditya, Stevanky. Seperti yang dikatakan Santo tadi, bahwa tantangan dia yang paling berat malah Stevanky yang masih muda,” ujarnya.

Pandapotan juga memastikan kepengurusan baru PB Percasi akan mendorong lebih banyak pecatur muda tampil di turnamen luar negeri demi meningkatkan elo rating dan melahirkan Grand Master baru Indonesia.

Kita akan mendorong mereka untuk bisa bertanding-bertanding ke luar negeri untuk bisa menaikkan elo rating dan bisa mendapatkan grandmaster-grandmaster yang baru,” tandasnya.

Sedangkan Sekjen PB Percasi, Nanang Puja Laksana saat menutup turnamen JAPFA FIDE Rated menyebutkan, sejumlah pecatur andalan Percasi akan bertanding ke Mongolia, Thailand, Hong Kong, dan Italia. Besok (27/5) malam, Susanto bersama lima pecatur Indonesia lainnya akan berangkat ke Mongolia untuk mengikuti turnamen catur individu.

Selanjutnya Susanto melanjutkan ke Thailand dan Hong Kong. Sedangkan WIM Shafira Devi Herfesa yang pernah menjadi juara Asia, akan mengikuti turnamen di Italia,” tutup Nanang.

Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 diikuti 350 pecatur dari delapan negara yaitu tuan rumah Indonesia, Jerman, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Italia, dan Uzbekistan. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp180 juta

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri