x Pulau Seribu Asri

Bupati IMS: Musrenbang Halteng 2027 Harus Selaras dengan Visi Presiden Prabowo

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 20:39 130 Dano

Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji (IMS), memberikan arahan dalam Musrenbang RKPD 2027 menekankan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan visi-misi Presiden Republik Indonesia, Weda, Selasa (14/4/2026). Foto: dok. Diskominfosandi Halteng (Kokonwae)

Viralterkini.id, HALTENG – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mulai mematangkan rencana pembangunan untuk tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

​Dalam forum yang digelar di Aula Kantor Bulati, Weda, Selasa (14/4/2026), Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji (IMS), menekankan pentingnya transformasi perencanaan pembangunan agar tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi. Bupati menginstruksikan agar seluruh program daerah selaras dengan visi-misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

​Sinkronisasi Pusat dan Daerah

​Bupati Ikram menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di daerah sangat bergantung pada sejauh mana kebijakan lokal mampu mengadopsi arah kebijakan nasional secara konkret.

“Musrenbang ini tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin atau formalitas. Harus ada perubahan signifikan. Program yang disusun wajib menyesuaikan dengan perkembangan kondisi daerah dan selaras dengan arah kebijakan nasional,” ujar Bupati IMS dalam arahannya.

​Ia menambahkan bahwa seluruh usulan yang masuk dari tingkat kecamatan hingga kabupaten akan melalui proses kurasi yang ketat. Bupati, bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda), berkomitmen untuk meninjau ulang setiap usulan guna memastikan efektivitas anggaran.

​Fokus pada IPM dan Isu Strategis

​Salah satu poin krusial yang disoroti adalah pemetaan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Bupati Ikram meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan analisis mendalam hingga ke tingkat kecamatan.

​Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketimpangan capaian antarwilayah.

“Kenapa ada perbedaan capaian antar kecamatan, apa akar masalahnya? Program harus menjawab persoalan nyata, bukan sekadar mengulang kegiatan yang sama setiap tahun,” tegasnya.

​Menghapus Program Repetitif

​Bupati juga melontarkan kritik terhadap kecenderungan OPD yang sering mengajukan program bersifat repetitif (pengulangan) tanpa melihat urgensi isu aktual.

Ia menuntut adanya inovasi dalam perencanaan yang lebih efisien dan berdampak langsung pada masyarakat.

​Untuk tahun 2027, Halmahera Tengah mengusung tema pembangunan:

“Pemberdayaan Desa dan UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Inklusif dan Pengurangan Kemiskinan.”

​Tema ini dipilih sebagai upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tengah dinamika industri di wilayah tersebut.

Bupati IMS berharap hasil Musrenbang ini menjadi instrumen yang kuat dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) mendatang.

“Kita tidak membutuhkan program yang menghabiskan anggaran besar tetapi tidak relevan. Semua harus tepat sasaran demi kesejahteraan berkelanjutan masyarakat Halmahera Tengah,” pungkasnya. (Dano)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

10 hours ago
10 hours ago
10 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri