Ilustrasi Viralterkini.id Viralterkini.id – Membuka wadah beras lalu menemukan semut bergerombol di dalamnya tentu bikin kesal. Meski ukurannya kecil, semut bisa cepat memenuhi stok beras setelah menemukan sumber makanan.
Semut tertarik pada kandungan karbohidrat dan pati dalam beras. Setelah menemukan makanan, semut meninggalkan jejak feromon yang kemudian diikuti anggota koloninya. Akibatnya, satu atau dua semut bisa berubah menjadi rombongan dalam waktu singkat.
Namun, beras yang didatangi semut tidak selalu harus langsung dibuang. Jika kondisinya masih baik, tidak berjamur, tidak berbau, dan tidak terkena bahan kimia, semut dapat disingkirkan dengan sejumlah cara alami berikut.
Aroma daun salam tidak disukai semut. Masukkan beberapa lembar daun salam kering ke dalam wadah beras. Pastikan daunnya benar-benar kering agar tidak menambah kelembapan.

Cengkih mempunyai aroma kuat yang dapat membantu menghalau semut. Letakkan beberapa butir cengkih di dalam wadah atau di sekitar tempat penyimpanan beras.
Bawang putih utuh yang belum dikupas juga bisa digunakan. Letakkan di dekat wadah atau jalur yang biasa dilewati semut. Ganti secara berkala ketika bawang mulai mengering atau rusak.
Aroma citrus bisa membantu mengganggu jejak semut. Letakkan kulit jeruk, lemon, atau limau di sekitar lemari dan wadah beras, bukan langsung di dalam beras agar rasa serta aromanya tidak berubah.
Teteskan sedikit minyak peppermint atau tea tree pada kapas, kemudian letakkan di sekitar tempat penyimpanan. Jangan meneteskan minyak esensial langsung ke beras karena bukan untuk dikonsumsi.
Garam, merica, atau bubuk cabai dapat ditaburkan tipis di sekitar jalur masuk semut. Hindari mencampurkannya langsung dengan beras supaya kualitas dan rasanya tetap terjaga.
Beberapa batang kayu manis dapat ditempatkan di dekat atau di dalam wadah beras. Selain membuat area penyimpanan lebih harum, aromanya juga kurang disukai semut.
Beras dapat dituangkan ke tampah atau alas bersih, lalu dijemur sebentar di bawah sinar matahari. Panas dan area terbuka akan membuat semut keluar mencari tempat lain.
Daun mint juga memiliki aroma kuat. Gunakan daun yang bersih dan kering karena daun basah bisa meningkatkan kelembapan serta memicu pertumbuhan jamur.
Beras yang terserang semut dapat dimasukkan ke dalam wadah kedap udara lalu disimpan sementara di lemari es. Sebelum wadah dibuka kembali, biarkan suhunya menyesuaikan agar tidak muncul embun yang membuat beras lembap.
Jika beras hendak langsung dimasak, semut dapat dipisahkan ketika beras dicuci. Penggunaan air panas hanya dilakukan pada beras yang segera diolah dan tidak boleh diterapkan pada stok yang akan disimpan kembali.
Cara paling efektif mencegah semut tetaplah menggunakan wadah bersih, kering, tertutup rapat, dan kedap udara. Area dapur juga perlu rutin dibersihkan dari remah serta sisa makanan yang dapat mengundang semut.
Periksa stok secara berkala. Jika beras sudah lembap, berjamur, berbau tidak normal, atau diduga terkena pestisida, sebaiknya jangan dikonsumsi. Dengan penyimpanan yang tepat, stok beras bisa tetap bersih dan aman digunakan. (rby)