Pelatih Persija, Shin Tae-yong dan Perwakilan pemain Persija, Stjepan Loncar saat preskon prematch jelang melawan Dewa United FC. Foto : Persija Viralterkini.id, Jakarta – Persija Jakarta menghadapi ujian penting dalam mempertahankan posisi di puncak klasemen BRI Super League 2026/2027. Macan Kemayoran akan menantang pesaing terdekatnya, Dewa United, di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (31/10/2026), pukul 19.00 WIB.
Pertemuan pada pekan kedelapan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperkuat posisi dalam persaingan papan atas. Persija mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan, sementara Dewa United menempel di urutan kedua dengan 14 poin.
Selisih empat angka membuat hasil pertandingan ini memiliki arti besar. Kemenangan akan membawa Persija memperlebar jarak menjadi tujuh poin atas Dewa United. Sebaliknya, jika tuan rumah mampu mengamankan tiga angka, jarak kedua tim akan menyusut menjadi satu poin.
Persija datang dengan modal dua kemenangan beruntun. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut mengalahkan Arema FC dengan skor telak 5-1 pada 21 Oktober, kemudian menundukkan Persik Kediri 2-1 pada Senin (26/10/2026).

Meski sedang berada dalam tren positif, Shin Tae-yong menegaskan bahwa timnya harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kualitas Dewa United.
“Persiapan kami berjalan dengan baik seperti biasa. Kami juga menantikan pertandingan ini dan berharap bisa mendapatkan hasil yang baik,” ujar Shin dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
“Dewa United merupakan tim yang sangat bagus. Karena itu, kami harus mempersiapkan diri dengan baik dan mengantisipasi kekuatan mereka,” lanjutnya.
Kewaspadaan serupa disampaikan gelandang Persija, Stjepan Loncar. Menurutnya, posisi Dewa United di peringkat kedua menjadi gambaran kualitas lawan yang akan dihadapi.
“Dewa United merupakan tim yang sangat bagus dan mereka tahu bagaimana cara bermain sepak bola. Saat ini mereka juga berada di posisi kedua klasemen liga,” kata Loncar.
Ia memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat. Namun, persiapan yang telah dijalani membuat para pemain Persija siap menghadapi tantangan tersebut.
“Kami memperkirakan pertandingan akan berlangsung sulit, tetapi kami sudah siap menghadapinya. Persiapan tim juga berjalan sangat baik dan kami tidak sabar untuk segera memulai pertandingan besok,” tuturnya.
Polda Banten Imbau Jakmania Tidak Datang ke Stadion
Di tengah persiapan duel papan atas tersebut, Polda Banten mengingatkan suporter Persija, khususnya The Jakmania, agar tidak datang langsung ke Banten International Stadium.
Imbauan itu berkaitan dengan sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI terhadap Persija berupa larangan kehadiran suporter dalam enam pertandingan tandang.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan, sanksi tersebut merupakan buntut kericuhan yang melibatkan kelompok suporter Persija dan Persita Tangerang di BIS pada 17 Oktober 2026. Keputusan itu tertuang dalam hasil sidang Komdis PSSI pada 20 Oktober 2026.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea meminta suporter menghormati keputusan tersebut. Ia mengingatkan agar pendukung tim tamu tidak memaksakan diri datang, baik menggunakan atribut kelompok suporter maupun secara pribadi.
“Kami mengimbau kepada seluruh suporter Persija Jakarta, khususnya The Jakmania, untuk mematuhi dan menghormati sanksi yang telah ditetapkan oleh Komdis PSSI. Kami berharap tidak ada suporter tim tamu yang datang ke Banten International Stadium untuk menyaksikan pertandingan secara langsung,” kata Maruli dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).
Bagi Persija, laga ini menjadi peluang untuk melanjutkan tren kemenangan sekaligus memperkuat posisi di puncak. Sementara bagi Dewa United, pertandingan di kandang sendiri membuka kesempatan untuk memangkas jarak dan meningkatkan tekanan terhadap pemimpin klasemen. (ma)
Head to head :
15 Maret 2026 : Persija vs Dewa United 1-1
29 Agustus 2025 : Dewa United vs Persija 1-3
8 Februari 2025 : Dewa United vs Persija 2-1
16 September 2024 : Persija vs Dewa United 0-0