x Viralterkini

Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Pramono Minta Tertib tetapi Pastikan Tak Ada Blacklist

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Okt 2026 06:49 35 Rainy Bintang

Viralterkini.id, Jakarta – Aksi sejumlah pelari kategori half marathon Jakarta Running Festival (JRF) 2026 menerobos pagar pembatas di titik cut-off point (COP) 1 mendapat tanggapan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia meminta peserta menaati aturan perlombaan, tetapi memastikan tidak ada sanksi daftar hitam bagi pelari yang terlibat.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (24/10/2026) dan viral di media sosial. Sejumlah peserta menerobos barikade di kilometer 10,5, titik pemeriksaan batas waktu pertama untuk kategori half marathon.

Pramono mengatakan, ketentuan batas waktu merupakan bagian dari standar perlombaan yang harus dipatuhi. Ia mengaitkan ketatnya aturan tersebut dengan status World Athletics Gold Label yang disebut telah diperoleh JRF.

“Karena sudah masuk dalam Gold Medal, aturannya itu juga ketat. Itu bukan aturan yang dibuat oleh panitia, tetapi itu memang aturannya Gold Medal,” kata Pramono di kawasan Stadion GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2026).

Menurut Pramono, peserta perlu mengikuti ketentuan penyelenggara, termasuk batas waktu untuk melewati setiap titik pemeriksaan di lintasan.

“Sehingga dengan demikian memang sudah waktunya kita semua tertib untuk mengikuti apa yang digariskan atau diterapkan oleh panitia,” ujarnya.

Meski demikian, Pramono menepis kemungkinan peserta yang menerobos pembatas dimasukkan ke daftar hitam. Saat ditanya mengenai sanksi tersebut, ia menjawab singkat.

“Enggak, enggak,” katanya.

COP merupakan titik pemeriksaan yang menentukan apakah peserta masih dapat melanjutkan perlombaan melalui rute resmi. Pelari yang tidak mencapai titik tersebut sebelum batas waktu tidak diperbolehkan meneruskan lomba di lintasan resmi.

Pada kategori half marathon JRF 2026, penyelenggara menetapkan COP 1 di kilometer 10,5 dan COP 2 di kilometer 15,5. Sementara itu, batas waktu keseluruhan atau cut-off time (COT) ditetapkan pukul 08.15 WIB.

Pernyataan Pramono memastikan tidak adanya sanksi daftar hitam. Namun, keterangan yang tersedia belum memerinci kemungkinan konsekuensi lain bagi peserta yang menerobos barikade maupun penanganan insiden tersebut oleh penyelenggara. (ma)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini