Singo Edan menghajar Dewa United 4-0 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027, Minggu (25/10/2026). Foto : Arema FC Viralterkini.id, Malang – Arema FC mengakhiri penantian kemenangan dengan pesta empat gol di Stadion Kanjuruhan. Di bawah arahan pelatih sementara Andre Caldas, Singo Edan menghajar Dewa United 4-0 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027, Minggu (25/10/2026) sore WIB.
Careca menjadi bintang dengan memborong dua gol, sementara Samuel Otusanya dan Julian Guevara melengkapi kemenangan telak tuan rumah. Dewa United lebih sering menguasai bola, tetapi Arema tampil efektif melalui pertahanan disiplin dan serangan balik tajam.
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Arema dalam enam pertandingan terakhir, sekaligus kemenangan kedua musim ini setelah menundukkan Isenmulang dengan skor identik pada pekan pembuka.
Dewa United langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang tim tamu hadir pada menit ketujuh melalui Myeongseok dalam situasi sepak pojok, disusul ancaman dari Noah Sadaoui dan Denilson Pereira.

Namun, tekanan tersebut belum mampu meruntuhkan pertahanan Arema. Tuan rumah menjaga organisasi permainan sembari menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.
Kesabaran Singo Edan membuahkan hasil pada menit ke-30. Menerima umpan Gabi, Careca melepaskan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang Dewa United untuk membuka keunggulan.
Tim tamu berusaha membalas, termasuk melalui kesempatan Ryan Struick. Namun, hingga turun minum, Arema tetap memimpin 1-0.
Memasuki babak kedua, Arema kembali menghukum pertahanan Dewa United. Careca menyambut umpan Vinicius dengan sundulan yang sempat ditepis penjaga gawang tim tamu.
Wasit awalnya memberikan tendangan sudut. Namun, setelah peninjauan melalui video assistant referee (VAR), bola dinyatakan telah melewati garis gawang. Gol disahkan dan Arema menjauh dengan keunggulan 2-0.
Dewa United mencoba meningkatkan tekanan. Denilson mendapatkan kesempatan pada menit ke-55, tetapi gagal memperkecil ketertinggalan. Pergantian pemain yang dilakukan tim tamu juga belum mampu membongkar pertahanan Singo Edan.
Keputusan memasukkan Samuel Otusanya menggantikan Blade pada menit ke-63 langsung membuahkan hasil. Hanya dua menit berselang, penyerang tersebut ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari serangan balik cepat, Vinicius mengirimkan umpan kepada Otusanya yang berada dalam posisi menguntungkan. Peluang itu dituntaskan menjadi gol untuk membawa Arema unggul 3-0.
Dewa United terus mencari jalan untuk mencetak gol balasan. Pada menit ke-72, Ryan Struick kembali memperoleh peluang, tetapi belum mampu menaklukkan penjaga gawang Arema, Syahrul Fadillah.
Pesta gol Arema belum berakhir. Pada menit ke-90+5, Julian Guevara melengkapi penderitaan Dewa United.
Gol bermula dari tendangan bebas Gustavo Franca di luar kotak penalti. Guevara meneruskan bola hingga berubah arah dan mengecoh penjaga gawang tim tamu. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin membuat koleksi Arema meningkat menjadi sembilan angka. Sebelum pertandingan, Singo Edan berada di peringkat ke-12 dengan enam poin.
Sebaliknya, Dewa United gagal menambah perolehan 14 poin yang dikumpulkan dari enam pertandingan sebelumnya. Dominasi penguasaan bola mereka tidak cukup untuk membendung efektivitas Arema.
Bagi Andre Caldas, kemenangan ini menjadi hasil positif dalam tugasnya sebagai pelatih sementara. Bagi Singo Edan, pesta gol di Kanjuruhan menjadi modal penting untuk membangun kembali konsistensi setelah rentetan laga tanpa kemenangan. (ma)