Marc Márquez membawa ambisi besar menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Foto : motogp Viralterkini.id, Jakarta — Marc Márquez membawa ambisi besar menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team itu membidik kemenangan sekaligus kesempatan menggeser Jorge Martín dari puncak klasemen MotoGP.
Persaingan keduanya semakin rapat setelah Márquez menyapu bersih kemenangan Sprint dan balapan utama di Jepang. Tambahan 37 poin dari Motegi membuat pembalap bernomor 93 tersebut mengoleksi 331 poin, hanya terpaut dua angka dari Martín yang memimpin dengan 333 poin.
Kini, persaingan berlanjut ke Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026. Putaran ke-17 tersebut menjadi kesempatan bagi Márquez untuk meneruskan momentum sekaligus mengubah susunan teratas klasemen.
Meski datang dengan performa menjanjikan, Márquez menghadapi tantangan yang tidak ringan. Sejak MotoGP Indonesia digelar di Mandalika pada 2022, ia belum pernah menuntaskan balapan utama di sirkuit tersebut.

Catatan itu membuat target Márquez menjadi berlapis. Selain memburu poin maksimal, ia juga ingin mencapai garis finis dan mengakhiri rangkaian hasil mengecewakan di Mandalika.
“Tentu saja saya belum pernah menyelesaikan balapan di sana; saya agak kurang beruntung. Tahun lalu di Sprint, saya tidak merasa buruk setelah Penalti Long Lap, jadi mari kita lihat,” kata Márquez, dikutip dari MotoGP, Rabu (7/10/2026).
Pada edisi 2025, Márquez menunjukkan potensi dengan finis keenam dalam Sprint meski menjalani Penalti Long Lap. Namun, peluangnya meraih hasil bagus pada balapan utama berakhir setelah terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa kecepatan saja belum cukup. Márquez perlu menjalani akhir pekan dengan konsisten agar peluang merebut posisi teratas klasemen tetap terbuka.
Di sisi lain, ia merasa semakin nyaman mengendarai motornya. Perasaan positif itu sudah muncul sejak seri Aragon dan menjadi modal menghadapi balapan berikutnya.
“Kita perlu memahami apa yang bisa kita lakukan, tetapi selangkah demi selangkah saya merasa lebih baik, dan sejak Aragon, perasaan di atas motor sangat bagus,” ujarnya.
Dengan selisih hanya dua poin, hasil di Mandalika berpotensi mengubah arah persaingan gelar. Márquez memiliki peluang mengambil alih pimpinan klasemen, tetapi keberhasilannya juga akan bergantung pada hasil yang diraih Martín. (ma)