x Viralterkini

Tak Bisa Bohong, Calon Gubernur Ini Bongkar Semua Rahasia di Bapak Paling Jujur

waktu baca 3 menit
Selasa, 6 Okt 2026 18:58 36 Denny Pohan

Viralterkini.id,JAKARTA — Bagi seorang politisi, menjaga ucapan bisa menjadi bagian dari strategi. Namun, apa jadinya jika setiap kebohongan tiba-tiba tak bisa lagi keluar dari mulut?

Pertanyaan itu menjadi sumber kekacauan dalam BAPAK PALING JUJUR, film drama komedi yang mempertemukan dunia politik, keluarga, dan kehidupan pribadi dalam satu situasi yang tak masuk akal. Film arahan Fajar Nugros ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Cerita berpusat pada Jonas Prakoso, diperankan Andovi da Lopez, seorang calon gubernur yang terbiasa menjaga citra di tengah persaingan politik. Ia tahu kapan harus berbicara, apa yang harus disampaikan, dan terutama apa yang sebaiknya tidak diucapkan.

Semua strategi tersebut mendadak berantakan setelah Jonas terkena kutukan dari neneknya. Sejak saat itu, ia tidak lagi mampu berbohong.

Namun, masalah sebenarnya jauh lebih besar.

Jonas juga kehilangan kemampuan untuk menyaring perkataan. Apa pun yang ada di pikirannya dapat langsung terlontar tanpa mempertimbangkan situasi maupun akibatnya.

Rahasia yang seharusnya disimpan bisa terbongkar. Pikiran yang seharusnya hanya ada di kepala berubah menjadi ucapan. Pernyataan yang semestinya dirancang matang justru keluar begitu saja.

Bagi seorang calon gubernur, kondisi tersebut jelas menjadi mimpi buruk.

Kampanye yang selama ini dibangun dengan citra mulai terganggu. Hubungan dengan orang-orang di sekitarnya ikut berubah, sementara kehidupan pribadi Jonas tak luput dari kekacauan. Setiap kejujuran yang keluar justru berpotensi menciptakan persoalan baru.

Di sinilah BAPAK PALING JUJUR tidak hanya mengandalkan situasi komedi. Film ini mempertemukan kejujuran dengan konsekuensi.

“Kalau kita membangun kehidupan dan kesuksesan kita di atas fondasi kebohongan, apa yang terjadi ketika suatu hari kita tidak bisa berbohong lagi?” ujar Produser BAPAK PALING JUJUR, Aoura Lovenson Chandra.

Menurut Aoura, persoalan tersebut menjadi menarik ketika ditempatkan pada sosok yang tengah mengejar posisi sebagai pemimpin.

“Kejujuran memang mahal dan tidak selalu mudah. Tetapi bagi seorang pemimpin dan wakil rakyat, kejujuran seharusnya bukan sebuah pilihan, melainkan komitmen dan tanggung jawab,” katanya.

Sementara Fajar Nugros melihat perjalanan Jonas sebagai persoalan mengenai kepercayaan. Citra yang terlihat kokoh dari luar belum tentu memiliki fondasi yang kuat.

“Sebuah prestasi yang dibangun di atas kebohongan, seperti membangun istana pasir,” ujar Fajar.

Premis film ini sebelumnya pernah hadir melalui O Candidato Honesto dari Brasil dan Honest Candidate dari Korea Selatan. Untuk versi Indonesia, cerita tersebut dibawa ke dalam situasi, karakter, serta humor yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Meski menjadikan politik sebagai latar, film ini tidak berhenti pada persoalan kampanye atau perebutan kekuasaan. Konflik Jonas berkembang ke wilayah yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: keluarga, pekerjaan, hubungan personal, dan cara seseorang menyembunyikan sesuatu demi menjaga keadaan tetap terlihat baik.

Ironisnya, ketika Jonas akhirnya tidak bisa menyembunyikan apa pun, kejujuran justru menjadi sumber masalah baru.

Film ini sekaligus mempertanyakan batas antara jujur, bijaksana, dan asal bicara. Sebab, mengatakan sesuatu yang benar tidak selalu berarti menyelesaikan persoalan.

Selain Andovi da Lopez, BAPAK PALING JUJUR menghadirkan Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan sejumlah pemain lainnya.

Diproduksi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope, film berdurasi 103 menit ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Ketika seorang calon pemimpin kehilangan kemampuan untuk berbohong, persoalannya bukan lagi bagaimana mengatakan kebenaran, melainkan seberapa jauh seseorang siap menerima akibat dari kejujurannya sendiri.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini