x Viralterkini

Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Tegaskan Misi Garuda: Tak Ada Keraguan!

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 20:43 16 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Persiapan matang Timnas Indonesia jelang FIFA Asean Cup 2026 yang akan melawan Singapura pada partai perdana yang digelar Stadion GBK Senayan Jakarta, Jumat (25/09).

Kevin Diks mendapat kepercayaan besar dari rekan-rekannya untuk menjadi kapten Timnas Indonesia. Di tengah absennya Jay, bek Garuda itu siap mengambil tanggung jawab lebih besar dan menjaga fokus tim menghadapi turnamen.

Bagi Diks, mengenakan ban kapten bukan sekadar kehormatan. Kepercayaan tersebut menjadi dorongan untuk membantu tim, terutama ketika salah satu figur penting mereka tidak berada dalam skuad.

“Ini kehormatan besar bagi saya. Sebelumnya saya juga sudah banyak membantu, dan ketika Jay tidak ada, saya mencoba membantu lebih banyak lagi,” ujar Diks.

“Kami merindukan Jay, tetapi tentu saja dia tidak berada di sini, jadi kami harus mengambil tanggung jawab lebih besar,” lanjutnya.

Misi Jelas, Fokus Tak Boleh Goyah

Diks memberikan gambaran positif mengenai persiapan Indonesia. Sesi latihan yang langsung berlangsung intens dinilainya menjadi awal yang baik untuk membangun kesiapan tim.

Ia menegaskan bahwa para pemain memahami tugas yang harus dijalankan. Di ruang ganti Garuda, arah dan tujuan tim disebut sudah jelas.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami memiliki misi. Pola pikir, fokus, dan tujuan kami sudah jelas. Jadi, tidak ada keraguan,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi pesan kuat di tengah tingginya harapan suporter terhadap penampilan Indonesia.

Ditanya Rivalitas Malaysia, Diks Pilih Fokus ke Singapura

Persaingan melawan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh diprediksi menghadirkan tantangan bagi Indonesia. Diks menilai ketiganya memiliki kualitas yang patut diperhitungkan.

Namun, ia tidak ingin perhatian tim terpecah dengan memikirkan seluruh lawan sekaligus. Bahkan ketika ditanya mengenai panasnya rivalitas Indonesia dengan Malaysia, jawabannya tetap mengarah pada pertandingan terdekat.

“Ya, tentu saja. Saya sudah mendengarnya, tetapi kami menghadapi Singapura terlebih dahulu,” kata Diks.

Sikap tersebut menegaskan pendekatan sang kapten: menyelesaikan satu pertandingan sebelum beralih ke tantangan berikutnya.

Tekanan Suporter Bukan Hal Baru

Ekspektasi besar pendukung Garuda juga tidak membuat Diks gentar. Pengalamannya menjalani berbagai pertandingan di Eropa membuatnya terbiasa menghadapi tekanan.

“Saya memahami itu. Tekanan adalah bagian dari sepak bola. Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di Eropa yang penuh tekanan, jadi bagi saya tidak masalah,” tuturnya.

Menurut Diks, respons terbaik adalah menjaga konsentrasi dan memberikan usaha maksimal di lapangan.

“Kami harus memberikan segalanya, dan usaha maksimal menjadi salah satu hal utama yang kami tekankan,” ujarnya.

Pergantian Pemain Tak Mengubah Prinsip Garuda

Diks juga menegaskan bahwa hadirnya sejumlah nama berbeda tidak mengubah gaya bermain maupun tujuan Indonesia.

Ia menilai banyaknya pemain yang tersedia menunjukkan besarnya potensi sepak bola nasional. Diks bahkan menyinggung daftar berisi 55 pemain yang dilihatnya sebagai gambaran luasnya pilihan talenta Indonesia.

“Kami memiliki banyak pemain yang bisa bermain. Itu menunjukkan seberapa banyak talenta dan pemain yang dimiliki Indonesia,” ucapnya.

Baginya, perkembangan tersebut harus terus dijaga, baik dalam membangun kekuatan tim maupun kemajuan sepak bola Indonesia.

Pujian untuk Mitchell dan Luke

Dua pemain depan, Mitchell dan Luke, turut mendapat perhatian khusus dari sang kapten. Diks memuji kemampuan, sikap, serta kemauan keduanya untuk belajar.

Menurutnya, karakter positif itu sudah terlihat sejak mereka mengikuti latihan sebelum bisa bermain untuk Indonesia.

“Mereka talenta besar. Mereka sangat terbuka terhadap masukan dan sangat terbuka untuk belajar,” kata Diks.

“Saya hampir tersenyum ketika membicarakan mereka. Mereka anak-anak yang baik, jadi saya senang dengan kehadiran mereka.”

Dengan kepercayaan dari rekan setim dan keyakinan terhadap kualitas skuad, Diks siap menjalankan peran sebagai pemimpin. Fokus pertamanya jelas: membawa Garuda menghadapi Singapura dengan usaha maksimal. (ma)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini