x Viralterkini

XPENG Robot Humanoid IRON Mulai Diproduksi, Bidik Produksi Massal Akhir 2026

waktu baca 3 menit
Minggu, 13 Sep 2026 07:22 24 Denny Pohan

Viralterkini.id, GUANGZHOU — XPENG mulai membawa proyek robot humanoidnya ke tahap manufaktur. Perusahaan teknologi dan otomotif asal China itu resmi mengoperasikan lini produksi robot humanoid, sekaligus menandai dimulainya fase baru pengembangan XPENG robot humanoid IRON menuju produksi massal.

Momentum tersebut ditandai dengan keluarnya XPENG IRON dari lini produksi secara mandiri setelah menyelesaikan proses manufaktur. Bagi XPENG, langkah ini menjadi pergeseran penting dari pengembangan prototipe menuju produksi dengan skala yang lebih besar.

Perusahaan menargetkan robot humanoid tersebut memasuki produksi massal pada akhir 2026. Penggunaan awal direncanakan berlangsung di sejumlah toko dan kampus XPENG sebelum robot mulai dipasarkan dan dikirim ke konsumen di China serta pasar internasional pada 2027.

XPENG Bangun Lini Produksi Robot Humanoid

Berbeda dengan robot prototipe yang umumnya diproduksi dalam jumlah terbatas, XPENG sejak awal membangun fasilitas manufaktur IRON dengan orientasi produksi skala besar.

Lini produksi tersebut mengadopsi sistem pengendalian kualitas dari industri otomotif, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan manufaktur robot humanoid. Lebih dari 80 persen proses utama di dalam lini produksi telah diotomatisasi.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tantangan XPENG kini tidak hanya terletak pada kemampuan robot berjalan, bergerak, atau menjalankan perintah berbasis kecerdasan buatan. Perusahaan juga harus memastikan teknologi tersebut dapat diproduksi secara konsisten dengan kualitas yang terukur.

Kemampuan meningkatkan kapasitas produksi menjadi faktor penting jika robot humanoid benar-benar ingin dikembangkan sebagai bisnis baru.

Chairman dan CEO XPENG, He Xiaopeng, mengatakan lini produksi tersebut dibangun dari awal karena belum terdapat acuan manufaktur yang dapat langsung digunakan untuk kategori produk baru tersebut.

Menurut dia, XPENG akan terus meningkatkan kecepatan produksi dan memperbesar skala manufaktur robot.

Spesifikasi XPENG IRON

XPENG robot humanoid IRON dikembangkan sebagai platform serbaguna yang menggabungkan kemampuan fisik dengan sistem kecerdasan buatan. Robot ini memiliki 76 degrees of freedom (DOF) di seluruh tubuh dan 21 DOF pada masing-masing tangan.

Konfigurasi tersebut memungkinkan IRON melakukan berbagai gerakan dengan tingkat fleksibilitas yang tinggi. XPENG juga menggunakan struktur kisi fleksibel tertutup atau fully enclosed flexible lattice structure pada tubuh robot.

Dari sisi komputasi, IRON dibekali tiga chip Turing AI dengan kemampuan komputasi efektif hingga 2.250 TOPS.

XPENG mengatakan sistem tersebut memungkinkan Physical AI foundation model dijalankan langsung di dalam robot. Dengan demikian, sejumlah tugas dapat diproses secara mandiri tanpa harus bergantung pada pengoperasian jarak jauh.

Pemrosesan langsung pada perangkat juga ditujukan untuk menekan latensi dan meningkatkan keamanan data.

Robotika Jadi Pilar Bisnis Baru XPENG

Masuknya XPENG ke industri robot humanoid tidak berdiri sendiri. Perusahaan tengah membangun strategi pertumbuhan yang bertumpu pada tiga bidang, yakni otomotif, robotika, dan ekspansi global.

Robotika diposisikan sebagai sumber pertumbuhan baru di luar bisnis kendaraan energi baru. Potensi tersebut menjadi semakin menarik karena industri robot humanoid memiliki hambatan teknologi dan rantai pasok yang relatif tinggi.

XPENG bahkan memperkirakan margin kotor per unit robot humanoid berpotensi lebih tinggi dibandingkan kendaraan energi baru.

Namun, proyeksi tersebut masih harus dibuktikan melalui komersialisasi. Kemampuan memproduksi robot dalam jumlah besar belum otomatis menjamin adanya permintaan pasar yang kuat.

Pada 24 Agustus 2026, bisnis robotika XPENG memperoleh pendanaan lebih dari US$900 juta melalui perjanjian pembelian saham dengan sejumlah investor. Transaksi tersebut membawa valuasi pascapendanaan bisnis robotika XPENG menjadi lebih dari US$6,3 miliar.

Pendanaan itu akan menjadi modal penting bagi XPENG untuk mempercepat pengembangan teknologi, manufaktur, serta komersialisasi robot humanoid.

Dengan mulai beroperasinya lini produksi, XPENG kini memasuki fase yang lebih menentukan. Perusahaan harus membuktikan bahwa XPENG robot humanoid IRON bukan hanya mampu keluar dari pabrik dengan berjalan sendiri, tetapi juga dapat berubah menjadi produk komersial yang memberikan kontribusi nyata terhadap bisnis perusahaan.

Jika target produksi massal pada akhir 2026 tercapai, langkah tersebut akan mempertegas ambisi XPENG untuk memperluas bisnis kecerdasan buatan dari kendaraan pintar ke robot yang mampu berinteraksi langsung dengan dunia fisik.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini