Saat erupsi Gunung Sinabung di tahun 2016. Foto : Ary Viralterkini.id, Jakarta – Bukan hanya Anak Krakatau yang menjadi perhatian. Berdasarkan keterangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), empat gunung api lainnya masih berstatus Level III atau Siaga hingga Senin (7/9/2026) pukul 06.00 WIB.
Keempat gunung tersebut adalah Sinabung, Merapi, Semeru, dan Lewotobi Laki-laki. Potensi bahaya di masing-masing wilayah mencakup guguran lava, awan panas, lontaran material vulkanik, hingga lahar saat hujan.
Masyarakat dan wisatawan diminta mematuhi batas kawasan terlarang yang berbeda pada setiap gunung. Ancaman juga perlu diperhatikan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di kawasan puncak.
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dilaporkan tertutup kabut. Asap putih berintensitas sedang hingga tebal teramati mencapai ketinggian 100–300 meter dari puncak.

“Saat ini, gunung api tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-300 meter dari puncak. Cuaca mendung hingga hujan, angin lemah ke arah timur,” demikian keterangan Magma Indonesia, Senin (7/9/2026).
Masyarakat dilarang beraktivitas di desa-desa yang telah direlokasi serta dalam radius 3 kilometer dari puncak. Pembatasan juga mencakup radius sektoral 5 kilometer di sisi selatan–timur.
Warga di sekitar sungai yang berhulu di Sinabung turut diminta mewaspadai potensi lahar, khususnya ketika hujan turun.
Gunung Merapi, yang wilayahnya meliputi Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, juga masih berstatus Siaga. Hasil pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu awan panas guguran di kawasan rawan bahaya.
Potensi guguran lava dan awan panas mengarah ke sektor selatan hingga barat daya, mencakup Sungai Boyong sejauh 5 kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer.
Di sektor tenggara, potensi bahaya menjangkau Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer. Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat mencapai radius 3 kilometer dari puncak.
“Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Masyarakat juga diminta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi,” tulis Magma Indonesia.
Di Jawa Timur, Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Malang juga bertahan pada Level III. Saat pemantauan, gunung tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati.
Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari pusat erupsi.
Di luar jarak tersebut, aktivitas juga dilarang dalam jarak 500 meter dari tepi sungai. Ketentuan ini berkaitan dengan potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.
“Tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu,” demikian keterangan tersebut.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menjadi gunung berikutnya yang berstatus Siaga. Asap putih tipis terpantau mencapai ketinggian 50–100 meter dari kawah utama.
Masyarakat maupun wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Potensi banjir lahar hujan juga perlu diwaspadai di sepanjang sungai yang berhulu di puncak, terutama ketika hujan berintensitas tinggi. Wilayah yang disebut berpotensi terdampak meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Warga terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi paparan abu vulkanik pada saluran pernapasan.
Masyarakat juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak memercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. (rby)
5 Poin Penting
- Empat gunung selain Anak Krakatau berstatus Siaga, yakni Sinabung, Merapi, Semeru, dan Lewotobi Laki-laki, berdasarkan keterangan hingga 7 September 2026 pukul 06.00 WIB.
- Sinabung memiliki pembatasan radius 3 kilometer, serta radius sektoral 5 kilometer di sisi selatan–timur. Aktivitas di desa yang telah direlokasi juga dilarang.
- Merapi masih mendapat suplai magma, dengan potensi guguran lava dan awan panas hingga 7 kilometer pada alur sungai tertentu.
- Semeru melarang aktivitas sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer, dengan potensi perluasan awan panas dan lahar hingga 17 kilometer dari puncak.
- Lewotobi Laki-laki menetapkan larangan aktivitas radius 5 kilometer. Warga diminta mewaspadai lahar saat hujan deras dan menggunakan masker ketika terdampak hujan abu.