18 klub peserta Super League menandatangani Pakta Integritas, Jumat (04/09). Foto : Viralterkini.id/Ady Sesotya Viralterkini.id, Jakarta – Duel panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung berpotensi menghadirkan pemandangan bersejarah. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mendukung penghapusan pembatasan suporter tim tamu dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Dukungan tersebut muncul setelah izin kehadiran suporter tandang kembali diberlakukan pada kompetisi Super League 2026/2027. Selama empat tahun terakhir, pendukung tim tamu tidak diperbolehkan hadir akibat pertimbangan keamanan.

Kebijakan baru itu telah diterapkan dalam pertandingan pembuka Super League 2026/2027 antara Bali United dan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (4/9/2026). Sekitar 2.000 pendukung PSS Sleman hadir menyaksikan pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Bali United 2-1.
Sebelum laga berlangsung, perwakilan suporter dari 18 klub peserta Super League menandatangani Pakta Integritas. Kesepakatan yang berisi enam poin tersebut menjadi komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif sepanjang kompetisi.


PSSI pun mengapresiasi keharmonisan yang diperlihatkan pendukung Bali United dan PSS Sleman. Kedua kelompok suporter mampu memberikan dukungan penuh tanpa menimbulkan kericuhan.
“Kenyataannya dibuktikan enak ditonton, mereka bergairah saling menyahut dalam euforianya. Ini yang diharapkan oleh sepak bola Indonesia ke depan bisa seperti ini,” ujar Yunus Nusi kepada awak media.
Menurut Yunus, keberhasilan pertandingan pembuka tersebut diharapkan menjadi momentum perubahan bagi sepak bola nasional. Semangat perdamaian antarsuporter juga diharapkan menular ke seluruh level kompetisi, mulai dari Super League, Championship, hingga Liga 3.
“Semoga ini akan menjadi momentum terbaik untuk sepak bola Indonesia, khususnya di kompetisi Super League dan Championship, termasuk nanti di Liga 3,” katanya.
Untuk memperkuat komitmen tersebut, Yunus mengaku telah meminta operator kompetisi, I.League, agar menggelar deklarasi perdamaian suporter dalam setiap pertandingan kandang pertama klub.
Perwakilan suporter tuan rumah dan tim tamu diharapkan dapat berkeliling lapangan bersama serta menyampaikan pesan-pesan positif kepada seluruh penonton.
“Kami berharap dan saya sudah minta kepada Direktur I.League, untuk pertandingan seterusnya yang kandang pertama itu mendeklarasikan suporter away dan home untuk bersama-sama keliling lapangan atau menyampaikan hal-hal positif seperti yang sudah dilakukan,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pertandingan besar Persija melawan Persib. Yunus ingin perwakilan Bobotoh hadir langsung di GBK dengan mengenakan atribut biru khas Persib.
“Saya berharap demikian, ada beberapa perwakilan yang datang untuk bersama-sama berangkulan, berputar di lapangan, menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas negatif di antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta,” ucap Yunus.
Jika terwujud, kehadiran suporter Persib di markas Persija dapat menjadi simbol babak baru rivalitas kedua klub. Persaingan sengit di lapangan diharapkan tidak lagi berubah menjadi permusuhan di luar stadion.
“Kita harapkan mereka datang pakai kaus biru kalau bisa. Ayo kita sapa suporter. Untuk apa bermusuhan dan ribut? Toh, kita hanya untuk menyenangkan diri, mau menonton sepak bola dan tim kita. Ayo kita bangun kebersamaan ini,” imbaunya.
PSSI berharap duel Persija melawan Persib tidak hanya menyajikan pertandingan sengit, tetapi juga menjadi panggung besar perdamaian suporter Indonesia.
“Saya berharap semoga nanti Persib dengan Persija juga demikian,” pungkas Yunus. (ma)
5 Poin Penting
- PSSI mendukung kehadiran suporter Persib di GBK saat menghadapi Persija pada Sabtu, 12 September 2026.
- Larangan suporter tandang mulai dicabut pada Super League 2026/2027 setelah diberlakukan selama empat tahun.
- Laga Bali United melawan PSS Sleman menjadi contoh positif, dengan sekitar 2.000 suporter tim tamu hadir tanpa kericuhan.
- PSSI meminta deklarasi perdamaian digelar pada setiap pertandingan kandang pertama dengan melibatkan suporter tuan rumah dan tim tamu.
- Bobotoh diharapkan hadir menggunakan atribut biru sebagai simbol perdamaian dan berakhirnya rivalitas negatif dengan pendukung Persija.