x Viralterkini

Persija Jadikan Duel Kontra Brisbane Roar Sebagai Ujian Akhir Jelang Musim Baru

waktu baca 4 menit
Jumat, 28 Agu 2026 17:26 16 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Persija Jakarta akan menghadapi klub Australia, Brisbane Roar, dalam pertandingan uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB tersebut akan disiarkan secara langsung melalui Indosiar dan layanan streaming Vidio. Laga ini menjadi salah satu bagian terakhir dari persiapan Persija menjelang kompetisi musim 2026/2027.

Selain mengukur kesiapan tim, pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk melihat wajah baru Macan Kemayoran di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Shin Tae-yong mengakui belum memiliki banyak informasi mengenai kekuatan Brisbane Roar. Oleh karena itu, ia lebih memilih menjadikan laga tersebut sebagai sarana untuk mengevaluasi perkembangan anak asuhnya selama pramusim.

“Sebenarnya, saat ini kami belum mengetahui banyak informasi mengenai Brisbane Roar. Jadi, pertandingan besok akan menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat sejauh mana hasil latihan dan persiapan yang selama ini kami lakukan,” kata Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu ingin melihat kemampuan para pemain dalam menerapkan materi yang telah diberikan selama masa persiapan.

“Kami ingin menguji apa yang sudah kami persiapkan melalui pertandingan melawan Brisbane Roar,” ujarnya.

Kapten Persija, Rizky Ridho, memastikan para pemain telah menjalani persiapan dengan baik. Ia menyebut duel melawan Brisbane Roar kemungkinan menjadi salah satu pertandingan terakhir Persija sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Teman-teman sudah mempersiapkan diri dengan baik selama pramusim. Mungkin ini juga menjadi salah satu pertandingan terakhir dalam persiapan kami sebelum kompetisi liga dimulai,” ujar Ridho.

Pemain Timnas Indonesia itu berharap seluruh materi yang diberikan Shin Tae-yong dapat diterapkan dengan baik di lapangan. Ia juga berharap pertandingan berjalan menarik tanpa ada pemain dari kedua tim yang mengalami cedera.

“Kami berharap apa yang diberikan coach selama ini bisa kami tampilkan dengan baik. Tentunya kami juga berharap tidak ada pemain yang mengalami cedera, baik dari Persija maupun Brisbane Roar,” katanya.

“Semoga kami bisa menghibur seluruh penonton dan menjadikan pertandingan uji coba ini sebagai malam yang baik bagi kedua tim,” lanjutnya.

Shin Tae-yong Berharap Hubungan Persija dan The Jakmania Membaik

Menjelang pertandingan tersebut, muncul kabar mengenai rencana aksi boikot dari The Jakmania sebagai respons terhadap kenaikan harga tiket.

Shin Tae-yong mengaku telah melihat informasi mengenai rencana boikot itu melalui media sosial. Namun, ia menilai persoalan tersebut lebih tepat dijelaskan oleh pihak yang memiliki kewenangan.

“Saya juga melihat beberapa informasi mengenai aksi boikot tersebut di Instagram. Tentunya saya tidak bisa memberikan jawaban secara maksimal karena mungkin ada pihak yang lebih berwenang untuk menjelaskan hal tersebut,” ucapnya.

Meski demikian, Shin berharap hubungan antara Persija dan pendukungnya dapat segera membaik. Menurutnya, dukungan suporter memiliki peranan penting dalam perjalanan tim.

“Saya berharap hubungan antara suporter dan tim bisa kembali membaik. Bagaimanapun, kami juga membutuhkan suporter,” katanya.

“Saya berharap semuanya bisa segera membaik dan para suporter kembali memberikan dukungan kepada Persija pada musim-musim berikutnya, khususnya musim depan. Kami memang membutuhkan mereka,” sambung Shin.

Rizky Ridho mengaku baru mengetahui kabar mengenai aksi boikot tersebut. Ia memahami bahwa The Jakmania selalu menginginkan Persija berkembang menjadi lebih baik.

“Saya tahu bahwa para suporter, khususnya The Jakmania, selalu datang untuk mendukung Persija Jakarta dan menginginkan tim ini menjadi lebih baik,” ujar Ridho.

Ia berharap pihak klub dan suporter dapat duduk bersama untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

“Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepak bola akan bisa bertahan dan berkembang karena memiliki suporter. Jadi, saya berharap hubungan antara klub dan suporter bisa kembali berjalan dengan baik,” tuturnya.

Kondisi Kwon dan Status Sousa

Shin Tae-yong juga memberikan perkembangan mengenai kondisi pemain asing asal Korea Selatan, Kwon. Sang pemain sebelumnya mengalami masalah otot ketika tampil di Bali hingga akhirnya harus menepi akibat cedera.

“Kondisinya memang kurang baik ketika bermain di Bali. Dia mengalami sedikit masalah pada otot dan kemudian mengalami cedera. Saat ini kondisinya sudah sekitar 70 persen pulih,” kata Shin.

Sementara itu, Persija belum mengambil keputusan final mengenai masa depan Van Bastie Sousa. Pemain tersebut terlihat telah mengikuti latihan bersama skuad Macan Kemayoran.

Shin mengatakan tim pelatih dan manajemen masih mempertimbangkan kemungkinan Sousa masuk dalam proyeksi Persija untuk musim 2026/2027.

“Untuk Sousa, saat ini kami masih mempertimbangkan dan mendiskusikan bagaimana kelanjutannya bersama tim,” ujarnya.

Pertandingan menghadapi Brisbane Roar akan menjadi momentum penting bagi Persija untuk mengukur kesiapan fisik, taktik, dan komposisi pemain sebelum memasuki persaingan resmi musim 2026/2027. (ma)

Lima Poin Penting

  1. Persija akan menghadapi Brisbane Roar di JIS pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB.
  2. Pertandingan disiarkan langsung melalui Indosiar dan layanan streaming Vidio.
  3. Shin Tae-yong menjadikan laga ini sebagai ujian untuk mengevaluasi hasil latihan dan persiapan Persija selama pramusim.
  4. Shin Tae-yong dan Rizky Ridho berharap persoalan antara Persija dan The Jakmania terkait kenaikan harga tiket dapat segera diselesaikan.
  5. Kondisi Kwon telah pulih sekitar 70 persen, sedangkan masa depan Van Bastie Sousa masih dalam tahap pertimbangan dan pembahasan.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini