x Viralterkini

HUT Ke-7, Primaya Hospital Bekasi Utara Luncurkan Tiga Layanan Modern dan Lindungi 300 Pekerja Rentan

waktu baca 4 menit
Jumat, 7 Agu 2026 06:58 20 Rainy Bintang

Viralterkini.id, BEKASI – Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-7, Primaya Hospital Bekasi Utara memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

Mengusung tema “Together Shaping the Future of Healthcare: Innovation, Compassion, Excellence”, rumah sakit tersebut meluncurkan tiga layanan unggulan berbasis teknologi modern, yakni MRI, Wellness Center, serta Brain & Neurospine Center.

Tidak hanya memperluas layanan kesehatan, Primaya Hospital Bekasi Utara juga memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan kepada 300 pekerja rentan bukan penerima upah di wilayah Bekasi Utara. Bantuan tersebut diberikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Direktur Primaya Hospital Bekasi Utara, drg. Melanie Husna, MARS, FISQua, mengatakan bahwa usia tujuh tahun menjadi momentum bagi rumah sakit untuk terus bertumbuh bersama masyarakat. Pertumbuhan tersebut diwujudkan melalui inovasi pelayanan sekaligus kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata.

“Bagi kami, inovasi bukan hanya menghadirkan teknologi terbaru, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, komprehensif, dan berpusat pada pasien,” ujar Melanie di Bekasi, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, rumah sakit juga mempunyai tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, peringatan HUT ke-7 tidak hanya diisi dengan peluncuran layanan baru, tetapi juga pemberian perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di sekitar rumah sakit.

Perkuat Diagnosis hingga Pencegahan Penyakit

Kehadiran layanan MRI akan memperkuat kemampuan diagnostik Primaya Hospital Bekasi Utara. Teknologi pencitraan beresolusi tinggi tersebut dapat membantu dokter menegakkan diagnosis secara lebih cepat dan akurat.

Sementara itu, Wellness Center dikembangkan sebagai pusat pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Fasilitas ini mencakup layanan Medical Check Up (MCU), estetik, kesehatan mental, klinik gizi, serta klinik imunisasi untuk berbagai kelompok usia.

Melalui Wellness Center, masyarakat didorong untuk tidak hanya datang ke rumah sakit ketika sakit, tetapi juga mulai menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.

Adapun Brain & Neurospine Center hadir sebagai pusat pelayanan terpadu bagi pasien dengan gangguan saraf, otak, dan tulang belakang. Layanan ini mengintegrasikan kolaborasi dokter spesialis saraf, bedah saraf, dan ortopedi tulang belakang.

Setiap pasien akan memperoleh evaluasi secara menyeluruh serta terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan. Penanganannya meliputi pengobatan, rehabilitasi, tindakan minimal invasif, hingga operasi apabila diperlukan.

“Melalui kehadiran MRI, Wellness Center, dan Brain & Neurospine Center, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses mulai dari layanan diagnostik dan pencegahan hingga penanganan yang lebih komprehensif,” kata Melanie.

Lindungi Pekerja Sektor Informal

Dalam program CSR-nya, Primaya Hospital Bekasi Utara memberikan bantuan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan kepada 300 pekerja rentan bukan penerima upah.

Program tersebut menyasar pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan terbatas dan belum memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka antara lain pedagang kaki lima, buruh harian lepas, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, petani, dan nelayan.

Bantuan kepesertaan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada para penerima manfaat, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja. Dengan adanya perlindungan tersebut, pekerja informal diharapkan dapat menjalankan pekerjaannya dengan lebih aman dan produktif.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Kota, Ahmad Fauzan, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Perlindungan jaminan sosial merupakan hak setiap pekerja, termasuk pekerja informal yang selama ini masih banyak belum terlindungi,” ujar Ahmad.

Ia mengapresiasi inisiatif Primaya Hospital Bekasi Utara dalam memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 300 pekerja rentan.

“Kolaborasi ini tidak hanya memperluas cakupan perlindungan, tetapi juga menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Berlandaskan semangat inovasi, keunggulan pelayanan, dan kepedulian sosial, Primaya Hospital Bekasi Utara sebagai bagian dari Primaya Hospital Group berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat manfaat pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus memperkuat peran Primaya Hospital sebagai trusted healthcare solution di Indonesia. (rby)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini