x Pulau Seribu Asri

Mazda dan Adrie Basuki Ubah Limbah Tekstil Jadi Instalasi Seni di GIIAS 2026

waktu baca 3 menit
Senin, 3 Agu 2026 07:46 42 Denny Pohan

Viralterkini.id, TANGERANG – Mazda Indonesia menghadirkan pendekatan berbeda pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Tidak hanya menampilkan lini kendaraan terbaru, pabrikan otomotif asal Jepang itu juga memamerkan lima instalasi seni berbahan limbah tekstil hasil kolaborasi dengan desainer fesyen sirkular Indonesia, Adrie Basuki.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Mazda memperluas pengalaman pengunjung pameran melalui perpaduan otomotif, seni, dan isu keberlanjutan. Lima instalasi yang dipamerkan terdiri atas Indonesia Fabric Mosaic, The Art of Connection, Woven Horizons, Interwoven Journeys, dan Breath of the Horizon.

Seluruh karya dibuat menggunakan recycled fabrics atau kain daur ulang yang sebelumnya tidak lagi memiliki nilai guna. Melalui sentuhan kreativitas dan proses pengerjaan yang detail, material tersebut diubah menjadi karya seni yang mengangkat tema perjalanan, koneksi antarmanusia, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam sesi talk show yang digelar di booth Mazda, Sabtu (1/8), Adrie Basuki menjelaskan bahwa proses kreatif diawali dengan diskusi mendalam untuk memahami filosofi yang menjadi identitas Mazda.

Menurutnya, pendekatan desain Mazda yang mengedepankan perhatian terhadap detail, filosofi KODO Design, hingga konsep human-centric menjadi inspirasi utama dalam menciptakan setiap instalasi.

“Sebelum mulai berkarya, kami banyak berdiskusi untuk memahami filosofi Mazda dan menemukan titik temu dengan pendekatan yang saya miliki. Dari situ saya menyadari bahwa kami memiliki kesamaan cara pandang, sama-sama menghargai proses, detail, dan kualitas. Nilai-nilai itulah yang kemudian saya terjemahkan ke dalam setiap instalasi yang ditampilkan di GIIAS tahun ini,” ujar Adrie Basuki.

Head of Marketing & Communications PT Eurokars Motor Indonesia, Viya Arsawireja, mengatakan kolaborasi tersebut mencerminkan nilai yang selama ini menjadi bagian dari Mazda, yakni craftsmanship atau ketelitian dalam setiap proses penciptaan.

Menurut Viya, filosofi tersebut tidak hanya diterapkan dalam pengembangan kendaraan, tetapi juga diwujudkan melalui kolaborasi dengan kreator lokal yang memiliki kesamaan nilai.

“Di Mazda, kami percaya bahwa sebuah karya yang bermakna selalu lahir dari perhatian terhadap setiap detail. Filosofi tersebut tidak hanya kami terapkan dalam merancang kendaraan, tetapi juga dalam cara kami berkolaborasi dengan para kreator Indonesia yang memiliki nilai yang sama,” kata Viya.

Selain menghadirkan sesi diskusi, Mazda juga mengajak pengunjung GIIAS 2026 mengikuti lokakarya membuat karya seni dari limbah tekstil. Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan langsung proses kreatif sekaligus memahami bahwa material bekas masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai.

Melalui kegiatan tersebut, Mazda ingin memperlihatkan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari material baru. Dengan kreativitas, ketelitian, dan cara pandang yang berbeda, limbah tekstil dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai estetika sekaligus menyampaikan pesan mengenai keberlanjutan.

Kehadiran instalasi seni ini juga menjadi warna baru di GIIAS 2026 yang selama ini identik dengan peluncuran kendaraan dan teknologi otomotif. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa industri otomotif semakin terbuka berkolaborasi dengan dunia seni untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan Adrie Basuki, Mazda Indonesia menghadirkan ruang dialog mengenai kreativitas, desain, dan pemanfaatan kembali material bekas sebagai bagian dari upaya mendorong kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan di tengah perkembangan industri otomotif.(DP)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri