x Pulau Seribu Asri

Saat Cinta Tak Menemukan “Jalan Tengah”, Mikha Tambayong dan Rayi Putra Memilih Berdamai

waktu baca 4 menit
Minggu, 19 Jul 2026 19:41 52 Rainy Bintang

Viralterkini.id, JakartaPenyanyi dan aktris Mikha Tambayong kembali menghadirkan karya terbaru melalui kolaborasi spesial bersama Rayi Putra dalam single berjudul “Jalan Tengah”. Dirilis di bawah naungan MyMusic Records, lagu ini mengangkat kisah dua orang yang saling mencintai, tetapi harus menerima kenyataan bahwa cinta saja terkadang tidak cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.

“Jalan Tengah” ditulis oleh Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy yang tergabung dalam RAW Music. Berbeda dari lagu perpisahan yang umumnya bercerita tentang pengkhianatan, pertengkaran besar, atau hubungan tidak sehat, lagu ini menyajikan sudut pandang yang lebih dewasa dan penuh penerimaan.

Lagu tersebut menggambarkan dua orang yang telah berusaha mempertahankan hubungan mereka, tetapi perlahan menyadari bahwa perbedaan di antara keduanya terlalu besar untuk diabaikan.

Perbedaan itu bermula dari hal-hal sederhana, seperti kesukaan terhadap film dan buku. Namun, seiring berjalannya waktu, perbedaan kecil tersebut berkembang menjadi perbedaan cara pandang yang membuat keduanya semakin sulit menemukan titik temu.

Hal tersebut tergambar melalui penggalan lirik:

“Sejak hari pertama, kesukaannya tak sama. Kamu suka cinema, kamu lebih suka baca.”

Meski memiliki banyak perbedaan, keduanya tetap berusaha menjalani hubungan dan berharap semuanya akan berjalan dengan baik. Namun, semakin lama hubungan tersebut dipertahankan, semakin disadari pula bahwa memaksakan kebersamaan hanya akan melukai kedua belah pihak.

Melalui “Jalan Tengah”, Mikha dan Rayi ingin menyampaikan bahwa tidak semua hubungan yang berakhir dapat disebut sebagai sebuah kegagalan. Terkadang, keberanian untuk mengakui bahwa seseorang bukan pasangan yang tepat justru menjadi bentuk kasih sayang dan penghargaan terbesar terhadap hubungan yang pernah diperjuangkan bersama.

Rayi menyebut “Jalan Tengah” sebagai sebuah mature break-up song, yakni lagu tentang perpisahan yang tidak harus dipenuhi amarah, penyesalan, maupun kesedihan mendalam.

Sebaliknya, lagu tersebut menunjukkan bahwa dua orang dapat memilih berpisah secara dewasa, penuh penerimaan, dan tanpa harus mencari pihak yang patut disalahkan.

Kolaborasi yang Menjadi Mimpi Lama Mikha

Bagi Mikha Tambayong, kolaborasi bersama Rayi Putra memiliki makna yang jauh lebih personal. Mikha menyebut proyek tersebut sebagai sebuah full circle moment sekaligus mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan.

Saat mengikuti ajang pencarian bakat pada 2008 di usia 13 tahun, Mikha pernah bertemu Rayi yang ketika itu hadir sebagai tamu spesial dalam salah satu kegiatan peserta.

Pada momen tersebut, Mikha diam-diam berharap suatu hari dapat berduet bersama Rayi. Setelah bertahun-tahun berlalu, harapan tersebut akhirnya terwujud melalui “Jalan Tengah”.

Dalam proses produksinya, Bianca Nelwan dipercaya sebagai vocal director. Sementara itu, proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Reyner Ferdinand.

Pesan dalam lagu “Jalan Tengah” kemudian diterjemahkan secara visual melalui video musik yang disutradarai oleh Moedhalie.

Labirin sebagai Simbol Perjalanan yang Berbeda

Dalam video musiknya, Mikha dan Rayi digambarkan sebagai sepasang kekasih yang menghabiskan waktu bersama di sebuah taman.

Meski berada di tempat yang sama, keduanya terlihat tenggelam dalam dunia masing-masing. Mikha menikmati waktunya dengan membaca buku, sedangkan Rayi merekam berbagai momen di taman menggunakan kamera camcorder.

Dengan harapan hubungan mereka akan terus berjalan, keduanya menari mengelilingi taman dalam suasana yang hangat dan menyenangkan. Kebersamaan itu kemudian terhenti ketika sebuah labirin muncul di hadapan mereka.

Rayi memilih berjalan ke arah kiri, sementara Mikha melangkah ke arah kanan. Keduanya melanjutkan perjalanan masing-masing sambil tetap berharap dapat menemukan satu sama lain di tengah labirin.

Namun, semakin jauh perjalanan tersebut ditempuh, semakin jelas pula bahwa keduanya tidak sedang menuju tujuan yang sama.

Ketika akhirnya bertemu kembali di tengah labirin, Mikha dan Rayi telah memahami bahwa hubungan tersebut tidak dapat terus dipaksakan.

Alih-alih mengakhiri hubungan dengan pertengkaran atau penyesalan, keduanya hanya saling tersenyum dan melambaikan tangan sebelum melanjutkan perjalanan masing-masing.

Penutup sederhana tersebut merepresentasikan pesan utama “Jalan Tengah”, bahwa terkadang cinta tidak benar-benar gagal, melainkan hanya tidak berhasil menemukan jalan tengahnya.

Single “Jalan Tengah” dapat dinikmati di seluruh platform musik digital dan kanal YouTube Mikha Tambayong mulai 17 Juli 2026. (rby)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri