x Pulau Seribu Asri

Erick Thohir Serahkan SK Tuan Rumah PON XXII 2028

waktu baca 3 menit
Rabu, 24 Jun 2026 11:12 18 Iskandar S.E

Menpora Erick Thohir resmi menyerahkan SK penetapan tuan rumah PON XXII 2028 kepada DKI Jakarta, NTT, dan NTB serta menekankan tata kelola yang transparan.

Viralterkini.id, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penyerahan SK dilakukan dalam rapat koordinasi bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Selasa (23/6).

Selain SK penetapan tuan rumah, Menpora juga menyerahkan surat pengantar terkait penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028. Dokumen tersebut menjadi dasar dimulainya tahapan persiapan pesta olahraga nasional yang akan digelar di tiga provinsi tersebut.

Menpora Erick mengatakan, pertemuan koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh proses persiapan PON berjalan sesuai rencana.

“Pertemuan hari ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028. Kita ingin memastikan seluruh proses persiapan berjalan baik, terukur, dan sesuai dengan arah kebijakan pembangunan olahraga nasional,” ujar Erick.

Menurutnya, penyelenggaraan PON 2028 harus mengedepankan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta bebas dari persoalan administrasi yang kerap muncul pada pelaksanaan ajang olahraga sebelumnya.

“Melalui koordinasi dan konsolidasi ini, kami berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik. Aspek administrasi harus dikelola secara transparan dan akuntabel sehingga berbagai permasalahan yang pernah terjadi pada penyelenggaraan sebelumnya tidak terulang kembali,” tegasnya.

Erick juga meminta agar cabang olahraga prioritas yang menjadi fokus pembinaan nasional dipastikan masuk dalam daftar pertandingan PON XXII. Menurutnya, penyelenggaraan PON harus selaras dengan target peningkatan prestasi Indonesia di level internasional.

“Saya meminta agar cabang-cabang olahraga unggulan yang menjadi prioritas pembinaan nasional dapat dipastikan untuk dipertandingkan. Kita juga perlu melakukan pemetaan ulang terhadap potensi dan prestasi olahraga Indonesia sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade,” katanya.

Pembahasan mengenai cabang olahraga yang dipertandingkan, sistem kompetisi, regulasi perpindahan atlet, hingga penentuan nomor pertandingan akan dilakukan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan standar kompetisi yang lebih baik dan mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, Menpora juga meminta para gubernur memetakan kebutuhan revitalisasi sarana dan prasarana olahraga di masing-masing daerah. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi anggaran, pemerintah akan memprioritaskan perbaikan dan optimalisasi venue yang sudah tersedia dibandingkan membangun fasilitas baru.

Selain membahas kesiapan PON XXII Tahun 2028, Erick mengungkapkan bahwa Kemenpora mendapat arahan dari Presiden untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap ekosistem olahraga nasional, mulai dari sistem pembinaan, penghargaan, bonus prestasi, hingga jaminan kesejahteraan atlet setelah pensiun.

“Kami mendapat amanat dari Presiden untuk terus memperbaiki ekosistem olahraga nasional. Tidak hanya terkait pembinaan dan prestasi, tetapi juga menyangkut kesejahteraan atlet, bonus, hingga dukungan atlet setelah tidak aktif agar semakin baik ke depannya,” pungkas Erick.(***)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri