x Pulau Seribu Asri

Hornbills Andalkan Mental Hadapi Pelita Jaya

waktu baca 3 menit
Jumat, 19 Jun 2026 08:32 18 Iskandar S.E

Pelatih Bogor Hornbills Cesar Camara mengandalkan ketenangan dan kepercayaan diri untuk menghadapi Pelita Jaya pada gim pertama final IBL 2026.

Viralterkini.id, JAKARTA – Pelatih Bogor Hornbills, Cesar Camara, menegaskan bahwa ketenangan dan kepercayaan diri menjadi senjata utama timnya saat menghadapi Pelita Jaya Jakarta pada gim pertama final Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Laga pembuka final berformat best of five tersebut akan berlangsung di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Bogor Hornbills menorehkan sejarah dengan lolos ke final IBL untuk pertama kalinya sejak bergabung di kompetisi bola basket profesional Indonesia. Berstatus sebagai penantang, Hornbills akan menghadapi Pelita Jaya yang memiliki pengalaman panjang di partai puncak.

Meski demikian, Camara memastikan timnya tidak datang dengan rasa minder.

“Final adalah tentang pengambilan keputusan yang tepat di setiap momen. Kami berada di sini karena sebuah alasan. Tim akan berjuang, bertanding, dan mencoba untuk menang,” kata Camara usai memimpin latihan tim di GMSB, Kamis (18/6/2026).

Pelatih asal Spanyol itu menilai aspek mental menjadi pembeda dalam pertandingan sebesar final. Karena itu, ia terus menanamkan rasa percaya diri kepada seluruh pemain agar mampu tampil lepas saat menghadapi tekanan.

Menurut Camara, para pemain Hornbills telah membuktikan kualitas mereka sepanjang musim sehingga tidak ada alasan untuk merasa kalah sebelum bertanding.

“Kepercayaan diri membuat pemain mampu bermain lebih tenang, berani mengambil keputusan, dan tetap fokus dalam situasi sulit. Jika ingin bersaing di level ini, kami harus percaya dengan kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.

Camara juga meminta Antoni Erga dan rekan-rekannya menikmati setiap momen di final. Ia menilai tekanan yang berlebihan justru dapat mengurangi kualitas permainan tim.

Sepanjang musim reguler, Hornbills menunjukkan perkembangan signifikan hingga finis di peringkat ketiga klasemen. Mereka kemudian membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Satria Muda Pertamina Jakarta pada semifinal untuk memastikan tiket ke final.

Bagi Camara, pencapaian tersebut bukan lagi sebuah kejutan, melainkan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kerja keras seluruh elemen tim.

“Ketika orang masih menyebut kami sebagai kejutan, saya rasa itu tidak tepat lagi. Kami bekerja keras sepanjang musim untuk mencapai posisi ini. Semua yang kami raih merupakan hasil dari usaha, komitmen, dan kerja sama seluruh tim,” tegasnya.

Menjelang final, Hornbills memanfaatkan waktu sekitar sepekan untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menyempurnakan strategi permainan. Evaluasi dilakukan pada sejumlah aspek, mulai dari koordinasi pertahanan, efektivitas serangan, hingga kesiapan mental pemain.

Camara menyebut kondisi tim berada dalam situasi yang positif. Seluruh pemain dinilai memiliki antusiasme tinggi dan siap menghadapi tantangan terbesar musim ini.

Final IBL 2026 juga menjadi momen spesial bagi Camara. Setelah bertahun-tahun berkarier sebagai asisten pelatih di Indonesia, Jepang, dan Venezuela, ia kembali merasakan kesempatan memimpin tim dalam perebutan gelar juara.

Meski bangga membawa Hornbills mencetak sejarah, pelatih berusia 43 tahun itu menegaskan fokus utama tetap mengincar kemenangan.

“Saya sangat menghargai kesempatan ini, tetapi yang paling penting sekarang adalah tim. Kami ingin terus melangkah dan mencoba menyelesaikan pekerjaan yang sudah kami bangun sepanjang musim,” tutur Camara.

Dengan persiapan yang matang, kepercayaan diri yang tinggi, serta semangat mencatat sejarah baru, Bogor Hornbills optimistis mampu memberikan perlawanan sengit kepada Pelita Jaya pada seri final IBL 2026.

Pelita Jaya sendiri berambisi kembali meraih gelar juara, sementara Hornbills bertekad mengukir sejarah dengan mempersembahkan trofi IBL pertama bagi klub.(***)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri