TVRI Matangkan Pengamanan dan Teknis Siaran Piala Dunia 2026
waktu baca 3 menit
Kamis, 7 Mei 2026 21:58 32 M Ary K
TVRI fokus utama persiapan ini mencakup standarisasi fasilitas media hingga koordinasi keamanan titik nonton bareng (nobar) di seluruh wilayah Indonesia oleh Polri, Gedung TVRI Jakarta, Kamis (07/05). Foto : Viralterkini.id/MAK
Viralterkini.id, JAKARTA — LPP TVRI terus mematangkan berbagai persiapan menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026. Fokus utama yang kini digenjot mencakup penguatan koordinasi pengamanan, standarisasi fasilitas media, hingga kesiapan teknis penyiaran demi memastikan masyarakat dapat menikmati turnamen sepak bola terbesar dunia itu dengan aman dan nyaman.
Saat preskon di gedung TVRI Jakarta, TVRI menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung pengamanan pelaksanaan nonton bareng (nobar) resmi yang diprediksi akan berlangsung masif di berbagai daerah di Indonesia. Kolaborasi ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah tingginya antusiasme publik terhadap Piala Dunia 2026.
Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati, mengatakan minat masyarakat untuk menggelar nobar resmi terus meningkat signifikan. Hal itu terlihat dari banyaknya permohonan lisensi penyelenggaraan acara yang telah masuk ke pihak TVRI.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Kami memprediksi jumlah ini akan bertambah. Oleh karena itu, penting bagi TVRI untuk memastikan nobar ini terselenggara dengan aman dan nyaman,” ujar Wulan dalam konferensi pers.
Hingga saat ini, sekitar 200 penyelenggara nobar resmi telah mengantongi lisensi. TVRI memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah mendekati pembukaan turnamen.
TVRI juga mengingatkan pentingnya legalitas bagi komunitas maupun pihak yang ingin menyelenggarakan acara nonton bersama. Seluruh proses pendaftaran lisensi resmi dilakukan melalui portal bolagembira.tvrinews.com guna menghindari pelanggaran hak siar selama kompetisi berlangsung.
Dari sisi pengamanan, Polri memastikan siap memberikan dukungan penuh di berbagai wilayah. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan aparat kepolisian akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap titik-titik nobar resmi yang telah terdaftar.
“Polri berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan pesta sepak bola ini. Fokus kami adalah memastikan setiap titik nonton bareng yang telah terdaftar memiliki asistensi pengamanan yang memadai,” kata Trunoyudo.
Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan distribusi informasi dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung tetap berjalan baik.
Selain memperkuat aspek pengamanan, TVRI turut mempersiapkan kualitas siaran agar mampu memberikan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi pemirsa. Editor in Chief Piala Dunia 2026 LPP TVRI, Usman Kansong, menyebut sejumlah tokoh sepak bola nasional akan dilibatkan sebagai komentator dan analis pertandingan.
Nama-nama seperti Bambang Pamungkas dan Indra Sjafri dipastikan akan hadir untuk memberikan analisis selama turnamen berlangsung.
Usman menjelaskan TVRI juga telah menyiapkan panduan bagi para jurnalis yang terdaftar agar proses distribusi konten dan dukungan fasilitas media selama Piala Dunia 2026 dapat berjalan lebih efektif.
“Panduan ini dibikin agar para jurnalis yang telah terdaftar dimudahkan dalam distribusi konten serta fasilitas pendukung selama turnamen ini berlangsung,” ujar Usman.
Menurutnya, kehadiran komentator dan pengamat sepak bola berpengalaman diharapkan mampu menghadirkan analisis yang lebih mendalam sehingga masyarakat dapat menikmati setiap pertandingan dengan perspektif yang lebih kaya.
“Kehadiran para host dan komentator terbaik ini kami harapkan dapat memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap laga yang terjadi di lapangan hijau selama Piala Dunia 2026,” pungkasnya. (ma)
TVRI fokus utama persiapan ini mencakup standarisasi fasilitas media hingga koordinasi keamanan titik nonton bareng (nobar) di seluruh wilayah Indonesia oleh Polri, Gedung TVRI Jakarta, Kamis (07/05). Foto : Viralterkini.id/MAK