Bhayangkara Presisi Lampung FC menegaskan bahwa segala bentuk tindakan rasis, baik di dalam maupun di luar lapangan, tidak dapat ditoleransi.Foto : BFC Viralterkini.id, LAMPUNG — Manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC akhirnya angkat bicara terkait beredarnya video perdebatan antara kapten tim Wahyu Subo Seto dengan pemain lawan yang viral di media sosial. Klarifikasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi klub.
Dalam keterangan tersebut, insiden bermula saat Bhayangkara menjamu Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Kamis (30/4). Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, mengaku menerima dugaan aksi rasis dari gelandang Persib, Marc Klok, pada babak pertama.
Menjelang akhir babak pertama, Doumbia melaporkan kejadian tersebut kepada kapten tim, Wahyu Subo Seto. Setelah peluit turun minum dibunyikan, Wahyu langsung mendatangi Marc Klok untuk mengonfirmasi dugaan ucapan tersebut.
Perdebatan antara kedua pemain terjadi saat menuju ruang ganti. Momen inilah yang kemudian terekam dan tersebar luas di media sosial.
Manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC menyatakan bahwa setelah pertandingan berakhir, pihak klub langsung mengambil langkah resmi. Mereka melaporkan dugaan tindakan rasis tersebut kepada Match Commissioner yang bertugas, sekaligus mengirimkan surat kepada Komisi Disiplin PSSI.
Dalam pernyataannya, Bhayangkara Presisi Lampung FC menegaskan bahwa segala bentuk tindakan rasis, baik di dalam maupun di luar lapangan, tidak dapat ditoleransi.
“Bagi kami, aksi rasis adalah hal yang tidak bisa diterima dalam sepak bola,” tulis manajemen klub.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan menunggu tindak lanjut dari otoritas sepak bola nasional terkait dugaan pelanggaran yang terjadi. (ma)