x Pulau Seribu Asri

China Pamer Kecepatan Jaringan Internet Baru, Starlink Terancam

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Mar 2026 16:20 27 Arthur

Viralterkini.id – Peneliti dari China berhasil menunjukkan kemampuan komunikasi satelit berkecepatan tinggi dari orbit geostasioner dengan hasil stabil. Eksperimen ini menargetkan peningkatan kualitas transmisi data dari jarak sangat jauh.

Tim melakukan uji coba di Observatorium Lijiang, wilayah barat daya China. Mereka memanfaatkan satelit pada ketinggian sekitar 36.000 kilometer dari permukaan Bumi.

Dalam pengujian tersebut, sinyal laser yang dikirim dari orbit menghadapi gangguan saat melintasi atmosfer sebelum mencapai stasiun penerima di darat.

Sistem Canggih Atasi Distorsi Atmosfer

Tim peneliti merancang sistem penerima khusus untuk mengatasi distorsi tersebut. Mereka menggabungkan teleskop berdiameter 1,8 meter dengan 357 mikro-cermin yang mampu menyesuaikan sinyal secara real-time.

Teknologi ini bekerja dengan memperbaiki gangguan sinyal akibat turbulensi atmosfer sehingga proses pemulihan data tetap optimal.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Acta Optica Sinica. Tim peneliti dipimpin oleh Wu Jian dari Peking University of Posts and Telecommunications bersama Liu Chao dari Chinese Academy of Sciences.

“Kami memfokuskan penelitian pada fase paling menantang, yaitu saat sinyal melewati atmosfer, dan memastikan transmisi tetap stabil,” ujar Wu Jian dalam publikasi riset tersebut.

Kecepatan Tinggi dengan Daya Rendah

Hasil pengujian menunjukkan performa yang signifikan. Sistem mencatat kecepatan downlink hingga 1 Gbps dengan konsumsi daya hanya sekitar 2 watt.

Capaian ini melampaui ekspektasi karena satelit beroperasi di orbit geostasioner yang berjarak jauh dari Bumi. Sebagai perbandingan, jaringan seperti Starlink menggunakan satelit orbit rendah yang hanya berjarak ratusan kilometer.

“Kami menunjukkan bahwa transmisi dari jarak lebih dari 60 kali orbit rendah tetap dapat menghasilkan kecepatan tinggi dengan efisiensi energi,” kata Liu Chao.

Teknologi Multi-Kanal Tingkatkan Stabilitas

Keberhasilan eksperimen ini juga bergantung pada metode pemrosesan sinyal di darat. Sistem membagi sinyal yang telah terdistorsi menjadi delapan kanal, lalu memilih tiga kanal terkuat untuk diproses lebih lanjut.

Pendekatan ini meningkatkan kualitas sinyal secara signifikan. Tingkat keberhasilan penerimaan data naik dari 72 persen menjadi 91,1 persen.

Peningkatan ini tidak hanya mempercepat transmisi, tetapi juga menjaga kestabilan data selama proses pengiriman.

Potensi untuk Jaringan Skala Besar

Orbit geostasioner menawarkan keunggulan berupa posisi satelit yang stabil terhadap Bumi. Namun, jarak yang jauh menimbulkan tantangan besar, terutama gangguan atmosfer.

Eksperimen ini membuktikan bahwa sistem yang tepat mampu mengatasi hambatan tersebut. Teknologi ini lebih cocok untuk kebutuhan jaringan berkapasitas besar seperti backbone komunikasi global dibandingkan layanan langsung ke pengguna individu.

Penelitian ini menegaskan bahwa tantangan utama komunikasi satelit bukan berada di ruang angkasa, melainkan pada lapisan atmosfer. Dengan pendekatan optik adaptif dan pemrosesan sinyal canggih, tim peneliti berhasil menjaga kualitas data tetap utuh hingga diterima di Bumi. (**)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

4 hours ago
5 hours ago
5 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri