Ilustrasi: Viralterkini.id Viralterkini.id – Rusia mengirim pesawat ruang angkasa kargo nirawak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dengan membawa lebih dari 2,5 ton logistik. NASA mengonfirmasi peluncuran tersebut berlangsung dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, setelah tim teknis menyelesaikan perbaikan di lokasi peluncuran.
Roscosmos menyatakan melalui kanal resminya bahwa wahana Progress MS-33 berhasil memisahkan diri dari tahap ketiga roket Soyuz-2.1a sesaat setelah lepas landas dari Baikonur.
Tim misi menjadwalkan Progress MS-33 merapat ke modul Poisk di segmen Rusia ISS pada Selasa (24/3/2026). Wahana tersebut membawa berbagai perlengkapan penting, mulai dari kebutuhan awak hingga perangkat pendukung eksperimen di orbit.
NASA mengungkapkan bahwa salah satu antena yang berfungsi untuk sistem penambatan otomatis tidak terbuka setelah peluncuran.
“Salah satu antena pada pesawat ruang angkasa tidak berhasil terpasang setelah lepas landas. Sistem lain tetap bekerja sesuai desain, dan tim terus melakukan analisis serta penanganan masalah tersebut,” tulis NASA melalui platform X, Minggu (22/3/2026) waktu setempat.
Tim misi menyiapkan skenario cadangan jika antena tersebut tidak dapat berfungsi. Sergey Kud-Sverchkov akan mengendalikan wahana dari jarak jauh menggunakan sistem manual untuk memastikan proses pertemuan dan penambatan tetap berjalan aman.
Kosmodrom Baikonur tetap menjadi fasilitas utama program antariksa Rusia. Pemerintah Rusia menyewa lokasi ini dari Kazakhstan dan menggunakannya untuk berbagai misi penting, termasuk pengiriman kargo ke ISS.
Roscosmos sebelumnya melaporkan adanya kerusakan di area peluncuran pada akhir November dalam misi terdahulu. Insiden tersebut mendorong tim melakukan perbaikan sebelum peluncuran terbaru ini berlangsung.
Misi Progress MS-33 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Rusia dalam menjaga pasokan logistik bagi awak ISS sekaligus memastikan operasional stasiun tetap berjalan optimal. (**)