x Pulau Seribu Asri

Pergerakan Bitcoin Cenderung Sideways Jelang Libur Panjang

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Mar 2026 21:38 11 Arthur

Viralterkini.id – Harga Bitcoin bertahan di kisaran US$74.000 pada Rabu (18/3/2026). Pergerakan harga cenderung sideways seiring periode cuti bersama menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pada pukul 12.40 WIB, Bitcoin berada di level US$74.083 atau sekitar Rp1,25 miliar. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan puncak tiga hari terakhir yang mencapai US$74.512.

Likuidasi Opsi Dorong Harga Menguat

Kepala Riset 10x Research, Markus Thielen, menilai penguatan Bitcoin berasal dari aktivitas teknis di pasar derivatif, bukan sekadar sentimen.

“Penutupan opsi put Bitcoin mengurangi tekanan lindung nilai di sisi bawah. Kondisi ini mendorong pembuat pasar membeli BTC untuk menyeimbangkan eksposur mereka, sehingga tercipta arus beli yang menopang harga,” ujar Thielen pada Rabu (18/3/2026).

Sebelumnya, banyak trader memasang posisi bearish di kisaran US$55.000 hingga US$60.000. Ketika mereka menutup posisi tersebut, tekanan jual langsung mereda dan harga mulai naik.

Arus Dana ETF Perkuat Stabilitas

Data Bloomberg mencatat arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot mencapai US$1,5 miliar sepanjang Maret 2026. Aliran dana ini memperkuat fondasi harga di tengah kondisi pasar global yang tidak stabil.

Platform derivatif Deribit juga mencatat opsi put senilai US$1,5 miliar terkonsentrasi di level US$60.000. Sementara itu, opsi call sebesar US$1,3 miliar berkumpul di kisaran US$75.000. Komposisi ini menunjukkan ekspektasi pasar yang masih terbagi.

Bitcoin Tahan di Tengah Gejolak Global

Bitcoin tetap menunjukkan daya tahan meski pasar global bergejolak akibat konflik Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan ini turut memengaruhi harga minyak, emas, dan indeks saham global.

Setelah tekanan besar pada awal Februari 2026, Bitcoin perlahan membangun tren naik. Namun, harga masih berada jauh di bawah rekor tertinggi di atas US$126.000 pada Oktober 2025.

Dalam sepekan terakhir, Bitcoin mencatat kenaikan sekitar 6,5%. Sepanjang 2026, kinerja tahunan (year-to-date) masih menunjukkan penurunan 15,22%.

Investor Institusional Jadi Penyangga Utama

Analis BTC Markets, Rachael Lucas, menekankan peran besar investor institusional dalam menjaga stabilitas harga.

“Ketahanan Bitcoin saat ini lebih berkaitan dengan mekanisme pasar. Investor institusional, terutama dari departemen keuangan perusahaan, terus menyerap pasokan setiap kali harga turun,” ujar Lucas, dikutip dari Bloomberg News, Rabu (18/3/2026).

Altcoin Bergerak Variatif

Sejumlah altcoin menunjukkan pergerakan yang beragam. Ether naik 0,5% ke level US$2.327. Solana menguat 0,3%, sementara XRP naik tipis 0,2%.

Pergerakan ini mencerminkan fase konsolidasi di pasar kripto. Pelaku pasar kini menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah tren berikutnya. (**)

Iklan

Ucapan

Ucapan lebaran rektor ununtara
Ucapan lebaran rektor ununtara

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri