Kadis PMD Halmahera Tengah, Mustami Jamal. Foto: ist Viralterkini.id, Halteng – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah memperkuat daya beli masyarakat desa melalui penyaluran insentif sosial kepada ribuan warga. Program ini menyasar 7.987 penerima manfaat yang tersebar di 61 desa dan menjadi bagian dari kebijakan prioritas kepala daerah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Halmahera Tengah, Mustami Jamal, menegaskan bahwa pemerintah berhasil menyalurkan bantuan tersebut secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput benar-benar terwujud,” ujar Mustami saat dihubungi pada Rabu (18/3/2026).
Pemerintah daerah mengarahkan program ini kepada kelompok masyarakat rentan. Penerima manfaat meliputi ibu hamil, ibu menyusui, lanjut usia, serta para janda yang menjadi tulang punggung keluarga.
Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian kepada anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di seluruh wilayah kabupaten.
Mustami menegaskan bahwa dinasnya memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran tanpa hambatan administratif.
“Kami memastikan setiap rupiah dari insentif sosial ini sampai kepada mereka yang paling membutuhkan tanpa hambatan birokrasi yang rumit,” tegasnya.
Program insentif sosial ini tidak hanya membantu kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal. Mustami menjelaskan bahwa bantuan tersebut langsung meningkatkan transaksi di pasar tradisional dan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Dana ini langsung menggerakkan ekonomi desa karena masyarakat membelanjakan kebutuhan mereka di pasar lokal,” jelas Mustami.
Dengan meningkatnya perputaran uang di tingkat desa, pemerintah berharap pelaku usaha kecil ikut merasakan dampak positif dari program tersebut.
Selain aspek ekonomi, insentif sosial ini juga membantu masyarakat menjalankan kewajiban keagamaan. Mustami menyebut bantuan tersebut memudahkan warga, khususnya umat Muslim, dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menunaikan zakat.
“Bantuan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap menjalankan kewajiban sosial dan keagamaan dengan lebih ringan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga mengaitkan program ini dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Kebijakan tersebut dinilai mampu menekan laju inflasi sekaligus menjaga konsumsi rumah tangga tetap stabil di tengah tantangan ekonomi global.
Mustami menilai langkah ini menjadi bukti bahwa intervensi pemerintah daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Data terbaru menunjukkan jumlah penerima manfaat terus meningkat dan kini telah melampaui 8.000 jiwa. Pemerintah daerah terus memperbarui data agar bantuan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Dinas PMD Halmahera Tengah berkomitmen mengawal program ini melalui evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan manfaatnya.
Mustami menegaskan bahwa program insentif sosial ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada desa.
“Visi Bupati dan Wakil Bupati sangat jelas, yaitu membangun Halmahera Tengah dari desa,” tutupnya.
Melalui langkah konkret ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara merata di seluruh wilayah Halmahera Tengah. (**)