Suasana Workshop Review Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Foto: Ist Viralterkini.id, Maluku – Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) menggelar Workshop Review Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di Ambon pada Rabu–Kamis, 18–19 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta memastikan keselarasan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan materi ajar yang diberikan kepada mahasiswa.
Workshop diikuti oleh para dosen pengampu mata kuliah dari dua program studi, yaitu Prodi Kedokteran Umum dan Prodi Kedokteran Gigi. Kegiatan ini juga melibatkan Tim Kurikulum serta empat narasumber ahli dari LPMPP.
Empat narasumber yang hadir terdiri dari Dr. James Abrahams, S.Pi., M.Si.; Dr. Lisye Salamor, M.Pd.; Dr. Aisa Abas, M.Pd.; dan Dr. Marike Muskitta, M.Pd.
Panitia menyelenggarakan Workshop Review RPS untuk memastikan setiap RPS sesuai dengan standar SN-DIKTI. Selain itu, kegiatan ini menyelaraskan bahan kajian, metode pembelajaran, serta instrumen penilaian dengan capaian pembelajaran mata kuliah.
Workshop ini juga bertujuan meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran antara dosen dan mahasiswa. Melalui pengembangan RPS yang terstruktur, mahasiswa diharapkan memperoleh proses pendidikan yang berkualitas sesuai Kerangka Nasional Indonesia.
Para dosen bersama narasumber ahli melakukan evaluasi terhadap RPS yang telah disusun sebelumnya. Seluruh peserta workshop memberikan masukan sebagai bahan perbaikan untuk setiap blok mata kuliah sesuai rencana pembelajaran semester.
Workshop ini juga menekankan penerapan metode Project-Based Learning (PjBL) dan Case Method dalam proses pembelajaran guna memperkuat pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan pemecahan masalah.
Kegiatan workshop ditutup dengan komitmen bersama untuk menyelesaikan finalisasi RPS hasil review. Fakultas Kedokteran Unpatti akan menerapkan RPS tersebut pada semester ganjil dan genap mendatang.
Melalui kegiatan ini, FK Unpatti berharap kualitas proses pembelajaran semakin meningkat dan hasil akreditasi program studi terus mengalami perbaikan. (**)
Tidak ada komentar