x Viralterkini

Farhan Soroti Keuangan Perumda Tirtawening

waktu baca 3 menit
Kamis, 3 Sep 2026 07:26 19 M Ary K

Viralterkini.id, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal. Konsolidasi keuangan menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus diselesaikan agar pengelolaan perusahaan berjalan lebih profesional dan terintegrasi.

Farhan mengatakan telah memberikan tugas khusus kepada Ketua Dewan Pengawas dan Direktur Utama Perumda Tirtawening untuk melakukan konsolidasi serta menyusun langkah pembenahan perusahaan.

“Sudah memberikan tugas kepada Ketua Dewas PDAM dan Dirut PDAM agar segera melakukan pembenahan dan juga konsolidasi,” ujar Farhan.

Menurutnya, sistem pengelolaan keuangan Perumda Tirtawening saat ini masih perlu diperbaiki. Pasalnya, perusahaan yang memiliki satu bisnis utama dan tiga divisi tersebut belum mempunyai sistem manajemen keuangan yang terkonsolidasi.

Farhan menyoroti masing-masing divisi bisnis yang memiliki rekening sendiri dan belum terhubung dengan rekening perusahaan induk.

“Jadi masing-masing divisi bisnis punya rekening sendiri-sendiri yang tidak terkonsolidasi ke dalam rekening perusahaan induk. Kan aneh. Tidak boleh seperti itu,” tegasnya.

Pembenahan tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung pencapaian berbagai target yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Bandung.

Farhan menyebut kontrak kinerja Perumda Tirtawening memuat target dividen hingga 2031 sebesar Rp16 miliar. Namun, ia menegaskan capaian perusahaan tidak hanya diukur berdasarkan nilai dividen.

Target-target lain juga akan dimasukkan dan didorong melalui Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan.

“Walaupun kontrak kinerja untuk dividennya hanya Rp16 miliar sampai 2031, tetapi pada praktiknya nanti target-target yang ingin kami angkat lewat rencana kerja dari perusahaan, RKA,” jelas Farhan.

Sementara itu, RKA Perumda Tirtawening tahun 2027 masih belum mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Bandung. Farhan mengaku ingin membaca dan mempelajari dokumen tersebut secara lebih mendalam sebelum membubuhkan tanda tangan.

“RKA 2027 masih belum saya tanda tangani karena saya ingin membaca lebih detail,” katanya.

Dirut Dipilih Berdasarkan Kompetensi

Terkait penunjukan Direktur Utama Perumda Tirtawening, Farhan memastikan proses pemilihan dilakukan berdasarkan hasil pengujian dan kompetensi. Direktur Utama terpilih berasal dari kalangan profesional dan memperoleh peringkat pertama dalam proses seleksi.

“Latar belakang Dirut profesional dan hasil uji menunjukkan dia ada di peringkat pertama. Jadi saya tidak ada beban. Lihat hasil saja,” tutur Farhan.

Ia menegaskan profesionalisme dalam menjalankan jabatan publik harus dipisahkan dari hubungan maupun latar belakang sebelumnya. Hal terpenting adalah kemampuan pejabat terpilih dalam memenuhi seluruh kontrak kinerja.

Proses pembentukan jajaran manajemen Perumda Tirtawening hingga kini masih berlangsung. Seleksi untuk posisi direksi lainnya masih dilakukan, sedangkan penetapan Dewan Pengawas menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri melalui instansi yang membidangi keuangan daerah dan BUMD.

Pengukuhan atau pelantikan akan dilaksanakan setelah seluruh tahapan selesai. Namun, Farhan menekankan pembahasan RKA 2027 harus segera dituntaskan agar jajaran manajemen dapat langsung bekerja.

“Menunggu semuanya selesai. Yang penting sekarang RKA mesti bahas selesai dulu. RKA 2027, setelah itu kita harus fokus langsung bekerja,” ujarnya.

Farhan berharap proses pembentukan manajemen dilakukan dengan cepat tetapi tetap matang. Dengan demikian, jajaran yang terbentuk dapat segera melakukan pembenahan dan memenuhi target perusahaan.

Adapun Direktur Utama Perumda Tirtawening terpilih telah mulai menjalankan tugas sejak 31 Agustus 2026. (ma)

5 Poin Penting

  1. Konsolidasi keuangan menjadi prioritas
    Manajemen baru diminta segera membenahi dan menyatukan sistem pengelolaan keuangan perusahaan.
  2. Rekening setiap divisi belum terintegrasi
    Tiga divisi bisnis disebut memiliki rekening masing-masing yang belum terkonsolidasi dengan rekening perusahaan induk.
  3. Target dividen mencapai Rp16 miliar
    Perumda Tirtawening memiliki target dividen hingga 2031 sebesar Rp16 miliar, disertai target kinerja lainnya.
  4. RKA 2027 belum ditandatangani
    Farhan masih ingin mempelajari dokumen RKA secara lebih mendalam sebelum memberikan persetujuan.
  5. Dirut baru berasal dari kalangan profesional
    Direktur Utama terpilih menempati peringkat pertama dalam proses uji kompetensi dan mulai bertugas pada 31 Agustus 2026.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini