Wapres Gibran mengajak mahasiswa Fakultas Psikologi UI ke NTT untuk membantu trauma healing penyintas gempa dan memantau pemulihan pascabencana.(Foto : Istimewa) Viralterkini.id, Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mahasiswa tersebut diajak membantu proses trauma healing bagi penyintas gempa di NTT, Kamis (20/8/2026).
Langkah itu dilakukan Gibran dua hari setelah aksi demonstrasi BEM UI pada Selasa (18/8/2026).
Direktur Eksekutif Cyrus Network sekaligus alumnus UI, Hafizhul Mizan, menilai kedua kegiatan tersebut memiliki fungsi berbeda.

Menurut Hafizhul, mahasiswa memiliki peran sebagai penggerak perubahan sekaligus bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa dari sisi pergerakan punya dua fungsi terpisah. Pertama sebagai aktivis perubahan, itu yang kemarin dilakukan oleh mahasiswa UI lewat BEM UI. Tapi juga ada fungsi mahasiswa yang lain, yaitu pengabdian masyarakat,” ungkap Hafizhul saat dihubungi dari Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Hafizhul menilai keterlibatan mahasiswa dalam penanganan bencana merupakan hal yang wajar.
Ia mengatakan mahasiswa tetap dapat menyampaikan kritik melalui demonstrasi sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kalau misalkan hari ini dia demo sebagai bentuk protes secara demokrasi menyampaikan aspirasi, besoknya ikut membantu korban bencana itu kan sah-sah saja,” ujarnya.
Hafizhul menilai keterlibatan mahasiswa psikologi dalam trauma healing dapat menjadi praktik lapangan.
Menurut dia, pemerintah dapat memfasilitasi mahasiswa untuk mengakses masyarakat terdampak bencana.
“Jika memang benar mahasiswa psikologi membantu penyembuhan trauma (trauma healing), ini sebagai praktik lapangan yang memang difasilitasi pemerintah, dalam hal ini Wapres Gibran,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah dalam penanganan bencana juga dapat membantu akses relawan kepada masyarakat.
Hafizhul menyebut kondisi serupa pernah terjadi dalam penanganan bencana di Sumatera.
Menurutnya, sejumlah aktivis dan pihak yang menghimpun bantuan masyarakat akhirnya mendapat dukungan pemerintah.
Berdasarkan informasi dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Gibran bertolak ke NTT pada Kamis (20/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjalankan tugas negara sekaligus memantau penanganan dan pemulihan pascabencana.
Gibran turut mengajak perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi UI dalam kunjungan tersebut.
Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat mendukung penanganan kondisi psikologis penyintas gempa.
Pemerintah juga berupaya melihat langsung kondisi masyarakat terdampak bencana di lapangan.
Selain itu, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat terpenuhi.
Hafizhul kembali menegaskan bahwa aksi demonstrasi dan kegiatan pengabdian merupakan dua fungsi mahasiswa yang berbeda.
“Ini dua fungsi yang terpisah yang dilakukan oleh mahasiswa. Kemarin sebagai demonstran sebagai kritik terhadap pemerintahan, hari ini melakukan fungsinya sebagai pengabdian kepada masyarakat yang terkena bencana,” ungkapnya.