x Pulau Seribu Asri

Erick Thohir Hadiri Festival Grassroots Nasional U-10 & U-12 Piala Presiden 2026 di Bantul

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Jul 2026 18:25 17 M Ary K

Viralterkini.id, BANTUL – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendapat sambutan meriah dari ratusan peserta, pelatih, dan orang tua saat menghadiri putaran final Festival Grassroots Nasional U-10 & U-12 Piala Presiden 2026 di JEC Soccer Field, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Kehadiran Erick Thohir menjadi perhatian utama di tengah antusiasme para peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Erick melakukan penyerahan bola kepada perwakilan pemain, menandatangani prasasti, serta melakukan pelemparan bola pertama sebagai simbol dimulainya putaran nasional ajang pembinaan sepak bola usia dini tersebut.

Festival Grassroots Nasional Piala Presiden 2026 berlangsung pada 7–12 Juli 2026. Ajang ini mempertemukan tim-tim juara regional dari berbagai daerah di Tanah Air. Sejumlah tim seperti FBS Nusantara dari Banjar, Lambhuk FA dari Aceh, hingga Perspin dari Pinrang, Sulawesi Selatan, turut ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Erick Thohir menilai Piala Presiden 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola memiliki peran penting sebagai alat pemersatu bangsa. Menurutnya, pembangunan sepak bola nasional harus dimulai dari level akar rumput atau grassroots.

“Piala Presiden tahun ini adalah bukti bahwa sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa dan harus dibangun dari akar rumput,” ujar Erick Thohir di sela-sela kemeriahan festival.

Ia menambahkan, keterlibatan klub dari berbagai provinsi diharapkan mampu membuka kesempatan lebih luas bagi talenta muda daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.

“Melalui keterlibatan klub dari seluruh provinsi, Piala Presiden 2026 diharapkan bisa membuka kesempatan lebih luas bagi talenta muda dari berbagai daerah guna menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Erick juga menegaskan bahwa keberhasilan sepak bola Indonesia bukan merupakan hasil kerja satu pihak saja. Menurutnya, pembangunan sistem sepak bola yang kuat membutuhkan sinergi dari seluruh elemen bangsa.

“Membangun sepak bola Indonesia bukanlah karya individu, melainkan hasil kerja keras seluruh stakeholder, termasuk di dalamnya masyarakat Indonesia,” ungkap Erick.

“Kerja keras dalam membangun sepak bola ini tidak hanya untuk generasi hari ini, tetapi untuk keberlanjutan di masa depan,” tambahnya.

Festival Grassroots Piala Presiden 2026 menjadi bagian dari visi besar PSSI dalam memperkuat pembinaan usia dini. Program ini juga sejalan dengan upaya mempersiapkan Tim Nasional Indonesia menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.

Dengan mengadopsi standar internasional, termasuk regulasi FIFA dan PSSI untuk kompetisi usia dini, turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi bibit-bibit muda potensial dari berbagai daerah.

Erick Thohir mengaku gembira melihat semangat anak-anak yang berlaga di lapangan. Baginya, mimpi besar sepak bola Indonesia dimulai dari langkah-langkah kecil di lapangan seperti JEC Soccer Field, Bantul.

“Kini tugas kita melanjutkan, memperkuat fondasi dengan satu tujuan yang sama. Sepak bola Indonesia harus tumbuh dengan fondasi kuat, sistem yang sehat, dan mimpi yang besar,” kata Erick.

“Karena mimpi itu hidup dalam keseharian, dalam latihan, dalam perjuangan, dalam keyakinan, dan mimpi itu layak diperjuangkan,” lanjutnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, termasuk perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto terhadap pembinaan sepak bola nasional, PSSI terus berkomitmen memastikan pembinaan usia dini berjalan konsisten, berjenjang, dan berkualitas.

Festival Grassroots Nasional U-10 & U-12 Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga perayaan mimpi anak-anak Indonesia. Dari JEC Soccer Field, Bantul, langkah menuju panggung dunia mulai dibangun sejak usia dini. (ma)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri