x Pulau Seribu Asri

BSI Catat Pertumbuhan Tabungan Tertinggi

waktu baca 3 menit
Selasa, 12 Mei 2026 18:59 19 Iskandar S.E

Viralterkini.id, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan tabungan tertinggi di industri perbankan nasional pada Triwulan I 2026.

Kinerja tersebut ditopang lonjakan nasabah Tabungan Haji yang mencapai 7,25 juta rekening.

Dari jumlah itu, sebanyak 1,2 juta nasabah berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z.

Pertumbuhan tersebut memperkuat kinerja perseroan sejak merger pada Februari 2021.

Jumlah nasabah BSI tercatat bertambah 9,26 juta sejak merger berlangsung.

Pada tiga bulan pertama 2026, nasabah BSI kembali meningkat 500 ribu menjadi 23,7 juta.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan tabungan menjadi penggerak utama pertumbuhan perseroan.

“Tabungan saat ini menjadi engine growth BSI, termasuk dari Tabungan Haji,” kata Anggoro dalam paparan kinerja Triwulan I 2026.

Kinerja Triwulan I Tahun 2026 PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencetak laba bersih Rp2,2 triliun naik 17,1 % (YOY) didorong peningkatan Tabungan yang tumbuh 20,18% (YOY) tertinggi di industri. Hal itu didrive oleh melonjaknya minat generasi muda untuk berhaji dan menggunakan produk BSI. Selasa, 12/5/2026.(Foto : Istimewa).

Menurut dia, perseroan fokus mengembangkan Tabungan Haji, Payroll, dan Tabungan Bisnis.

BSI juga berperan mendukung tingginya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji.

Data perseroan menunjukkan pendaftar haji nasional meningkat dari 286,4 ribu pada 2023 menjadi 422,3 ribu pada 2025.

BSI menguasai pangsa pasar tabungan haji nasional sebesar 53,6 persen pada 2025.

Angka itu meningkat dibandingkan 49,5 persen pada 2023.

Dari total 422,3 ribu pendaftar haji nasional, sebanyak 226,4 ribu tercatat mendaftar melalui BSI.

BSI juga mendominasi fase keberangkatan jamaah haji tahun 2026.

Sebanyak 83,5 persen kuota keberangkatan berasal dari jamaah yang mendaftar melalui BSI.

Perseroan menyebut peningkatan nasabah didukung layanan pembukaan rekening digital melalui aplikasi BYOND by BSI.

Kenaikan jumlah nasabah turut mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tumbuh 18 persen secara tahunan menjadi Rp376,8 triliun.

Pertumbuhan dana murah atau CASA juga meningkat signifikan.

Giro tumbuh 24,17 persen menjadi Rp71,7 triliun.

Tabungan meningkat 20,18 persen menjadi Rp164,5 triliun.

Total CASA tercatat mencapai Rp236,2 triliun atau naik 21,36 persen secara tahunan.

Peningkatan DPK turut mendongkrak total aset BSI menjadi Rp460,1 triliun hingga Maret 2026.

Capaian tersebut membawa BSI masuk jajaran lima besar bank nasional setelah resmi menjadi bank persero.

BSI juga mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 17,1 persen secara tahunan menjadi Rp2,2 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengatakan strategi dual licence memperkuat pertumbuhan bisnis perseroan.

“Keunikan dual licence menghasilkan kinerja BSI yang sehat dan profit sustain,” ujar Ade Cahyo Nugroho.

Fee Based Income BSI tercatat mencapai Rp2,09 triliun atau tumbuh 22,98 persen secara tahunan.

Bisnis emas menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp705 miliar.

Pendapatan dari bisnis emas tumbuh 125 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Pembiayaan gadai emas juga meningkat 58,3 persen secara tahunan.

Sementara layanan E-mas tumbuh lebih dari 2.700 persen.

Dari sisi pembiayaan, BSI mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp329 triliun.

Nilai tersebut tumbuh 14,39 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Mayoritas pembiayaan disalurkan ke segmen konsumer dan ritel.

Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing gross sebesar 1,8 persen.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menyebut perseroan aktif mendukung program pemerintah.

BSI menyalurkan dukungan program MBG sebesar Rp198 miliar kepada 211 dapur MBG.

Selain itu, penyaluran KUR menjangkau 17.732 nasabah penerima.

BSI juga menyalurkan pembiayaan rumah subsidi melalui FLPP kepada 894 nasabah pada kuartal pertama 2026.

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri