x Pulau Seribu Asri

Halteng Targetkan Mandiri Prestasi Keagamaan, Bupati: Kita Tak Perlu Peserta Luar Daerah

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 14:59 72 Dano

WEDA SELATAN – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan putra-putri daerah dalam setiap ajang kompetisi keagamaan. Hal ini disampaikan saat dirinya meresmikan gedung baru Pondok Pesantren Al-Fatah Sunan Ampel di Desa Wairoro Indah, Senin (4/5/2026).

​Dalam sambutannya, Bupati menggarisbawahi bahwa ketergantungan terhadap peserta dari luar daerah dalam ajang seperti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) maupun Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) harus segera diakhiri.

​Kemandirian Talenta Lokal

​Bupati Ikram menekankan bahwa pondok pesantren di Halmahera Tengah harus menjadi laboratorium utama dalam mencetak kafilah yang kompetitif.

Ia menginginkan agar prestasi yang diraih daerah merupakan murni hasil pembinaan putra daerah sendiri.

“Perwakilan daerah dalam ajang STQ dan MTQ harus berasal dari santri lokal Halmahera Tengah. Kita tidak boleh lagi bergantung pada peserta dari luar daerah,” tegas Ikram di hadapan para santri dan tokoh agama.

​Menurutnya, potensi anak muda di “Bumi Fagogoru” sangat besar, namun memerlukan wadah pembinaan yang terstruktur dan dukungan penuh dari pemerintah serta lembaga pendidikan.

​Sinergi dan Pemerataan Pembinaan

​Untuk mencapai target mandiri prestasi tersebut, Bupati mengajak para pengelola pesantren untuk duduk bersama dengan pemerintah daerah. Salah satu poin krusial yang diusulkan adalah pemerataan distribusi santri agar kualitas pendidikan keagamaan tidak terpusat di satu titik saja.

“Mari kita bahas pemerataan santri, sehingga seluruh pesantren dapat berkembang secara seimbang. Jika pembinaan merata, maka stok talenta kita untuk ajang tingkat provinsi maupun nasional akan selalu tersedia,” tambahnya.

​Dukungan Fasilitas dan SDM

​Sebagai penunjang, Pemkab Halmahera Tengah terus mengucurkan bantuan sarana prasarana serta insentif bagi tenaga pendidik keagamaan. Bupati juga meminta adanya penguatan kurikulum pesantren yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar spiritualitas.

​Selain itu, kerja sama dengan sektor kesehatan juga ditekankan guna memastikan para santri dalam kondisi prima selama menjalani proses pendidikan.

“Kami membuka ruang diskusi seluas-luasnya. Jika ada rencana pengembangan SDM santri, sampaikan kepada kami. Kita cari solusi terbaik bersama agar putra-putri kita menjadi pemenang di tanahnya sendiri,” tutup Bupati.

​Peresmian ini dihadiri oleh jajaran Pemda Halteng, pengurus pesantren, serta tokoh masyarakat yang menyambut positif visi kemandirian prestasi yang diusung oleh pemerintah daerah. (Dano)

WhatsApp Image 2026-05-03 at 1.46.56 PM

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

11 hours ago
1 day ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri