x Pulau Seribu Asri

Pattimura International Big Fight 2026 Usung Misi Lahirkan Generasi Baru Tinju Indonesia

waktu baca 3 menit
Kamis, 16 Apr 2026 14:32 67 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Ajang “Pattimura International Big Fight 2026” siap digelar sebagai panggung besar tinju nasional dan internasional dengan misi membangkitkan kembali kejayaan petinju Indonesia. Kejuaraan tinju amatir dan profesional (Ampro) ini akan berlangsung di Studio TVRI Pusat, Senayan, Jakarta, pada 29 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209.

Dukungan penuh datang dari TVRI yang memastikan keterlibatannya dalam menyukseskan event tersebut. Direktur Program Berita TVRI, Arif Adi Kuswardono, menegaskan komitmen lembaganya saat menerima promotor utama Nikolas Johan Kilikily beserta jajaran panitia di Kantor TVRI Pusat, Rabu (15/4/2026).

WhatsApp Image 2026-04-16 at 13.38.46
Direktur Program Berita TVRI, Arif Adi Kuswardono, menegaskan komitmen lembaganya saat menerima promotor utama Nikolas Johan Kilikily beserta jajaran panitia di Kantor TVRI Pusat, Rabu (15/4/2026). Foto : TVRI

“Kami siap mendukung pelaksanaan Pattimura International Big Fight 2026. Ini kehormatan bagi TVRI yang selama ini konsisten menayangkan pertandingan tinju profesional,” ujar Arif.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi intensif antara pihak penyelenggara dan TVRI agar pelaksanaan berjalan maksimal. Menurutnya, event ini memiliki nilai historis dan strategis dalam menghidupkan kembali gairah tinju nasional.

Promotor Nikolas Johan Kilikily—yang akrab disapa Bung Niko—menyebut ajang ini sebagai salah satu pertarungan tinju terbesar di tahun 2026. Event tersebut akan menghadirkan dua partai internasional yang melibatkan petinju asal Thailand, serta sejumlah laga nasional dan amatir.

“Pattimura International Big Fight ini bukan sekadar pertandingan, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali semangat juang petinju Indonesia,” tegasnya.

Lebih jauh, Niko menjelaskan bahwa ajang ini terinspirasi dari kejayaan dua legenda tinju Indonesia, yakni Ellyas Pical dan Nico Thomas. Keduanya dikenal sebagai petinju asal Maluku yang sukses meraih gelar juara dunia IBF pada era 1980-an.

“Ellyas Pical adalah petinju pertama Indonesia yang mengibarkan Merah Putih di panggung dunia. Semangat itulah yang ingin kami bangkitkan kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui ajang ini pihaknya ingin menanamkan kembali nilai “Fighting Spirit Lawamena Haulala” kepada para petinju, khususnya dari Maluku, agar lahir generasi penerus yang mampu bersaing di tingkat dunia.

Sementara itu, Co-Promotor sekaligus Ketua Dewan Pengawas Federasi Tinju Indonesia (FTPI), Yance Rahayaan, menyampaikan bahwa pertandingan akan melibatkan petinju terbaik dari Maluku yang akan berhadapan dengan petinju Thailand dalam laga internasional, serta partai nasional dan amatir.

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan para petinju yang akan tampil. Nama-namanya akan segera diumumkan setelah proses kontrak rampung,” kata Yance.

Ajang Pattimura International Big Fight 2026 juga akan memperebutkan sejumlah gelar bergengsi, di antaranya Sabuk Emas Gubernur Maluku, Sabuk Emas Gubernur Maluku Utara, Sabuk Emas Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM), serta penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dan TVRI.

Dengan kombinasi nilai sejarah, semangat nasionalisme, dan pertarungan berkualitas, ajang ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan tinju Indonesia di kancah internasional. (ma)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri