x Pulau Seribu Asri

Kadis Pendidikan Halteng Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk Siswa Terdampak di Sibenpopo

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Apr 2026 19:35 311 Dano

Kepala Dinas Pendidikan Halteng, Muksin Hi. Ibrahim, tampak secara langsung mengenakan seragam baru kepada salah satu siswa SD Inpres Sibenpopo sebagai simbol dimulainya kembali aktivitas belajar pasca-konflik, Rabu (08/04). Foto: ist

HALMAHERA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) bergerak cepat memulihkan sektor pendidikan pasca-bentrok yang melibatkan warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo beberapa waktu lalu. Pada Rabu (8/4/2026), Kepala Dinas Pendidikan Halteng, Muksin Hi. Ibrahim, turun langsung menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis di SD Inpres Sibenpopo.

​Langkah ini diambil menyusul dampak serius dari bentrok antar warga yang mengakibatkan sejumlah rumah warga hangus terbakar. Dalam insiden memilukan tersebut, banyak keluarga kehilangan harta benda, termasuk perlengkapan sekolah anak-anak yang ikut ludes dilalap api.

Respons Cepat Pemerintah Daerah

​Kondisi di Desa Sibenpopo sebenarnya telah dipantau secara intensif sejak 4 April 2026. Berbagai bantuan kemanusiaan telah mengalir deras ke lokasi terdampak untuk meringankan beban warga.

Pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan, pakaian layak pakai, hingga penyediaan obat-obatan dan layanan pengobatan gratis.

​Namun, Dinas Pendidikan menyadari bahwa kebutuhan spesifik siswa seperti seragam tidak boleh terabaikan agar anak-anak tidak kehilangan momentum belajar.

“Kami tidak bisa memungkiri bahwa banyak seragam siswa yang ikut terbakar dalam insiden rumah warga beberapa hari lalu. Oleh karena itu, bantuan seragam ini adalah kebijakan prioritas dinas untuk memastikan anak-anak Sibenpopo bisa kembali ke sekolah dengan layak,” tegas Muksin Hi. Ibrahim di hadapan para guru dan orang tua murid.

Langkah Pemulihan dan Pendampingan Siswa

​Kembalinya aktivitas di SD Inpres Sibenpopo menjadi momentum krusial bagi pemulihan mental warga terutama siswa di sekolah. Saat ini, para pendidik telah kembali bertugas dan memulai aktivitas belajar mengajar secara normal.

Kehadiran para guru di garis depan bukan hanya untuk mengejar ketertinggalan kurikulum, melainkan juga memberikan pendampingan psikologis bagi siswa yang masih merasakan trauma akibat konflik tersebut.

​Sejalan dengan hal itu, pemberian seragam baru ini dipandang sebagai bagian dari strategi trauma healing. Pemerintah daerah berharap, dengan mengenakan seragam baru, muncul stimulus positif yang mampu membangkitkan rasa aman dan semangat baru.

Identitas sebagai pelajar dalam balutan seragam bersih diharapkan dapat menghapus memori kelam insiden kebakaran dan menggantikannya dengan optimisme masa depan.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

​Kepala Sekolah SD Inpres Sibenpopo, Idil Wahab, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian cepat yang diberikan oleh jajaran Dinas Pendidikan. Ia mengakui bahwa dukungan moral dan material ini sangat dinantikan oleh pihak sekolah dan wali murid.

“Saya sangat berterima kasih dan berharap dengan bantuan ini dapat memberikan dampak yang positif kepada siswa-siswi, sehingga mereka kembali semangat untuk mengikuti proses belajar di sekolah,” ujar Idil Wahab kepada viralterkini.id.

Pendataan Fasilitas Terus Berlanjut

​Lebih lanjut, Muksin memastikan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada pembagian seragam saja. Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah terus melakukan pendataan berkelanjutan di lapangan untuk menyisir kebutuhan fasilitas pendidikan lainnya yang mungkin terdampak.

​Upaya ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh sarana dan prasarana pendidikan di Sibenpopo pulih seutuhnya, sehingga anak-anak dapat mengenyam pendidikan dalam lingkungan yang stabil, aman, dan memadai sebagaimana mestinya. (Dano)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

8 hours ago
8 hours ago
9 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri