x Pulau Seribu Asri

Kasus Langka Monarki Inggris, Mantan Pangeran Andrew Ditangkap Polisi

waktu baca 2 menit
Jumat, 20 Feb 2026 01:25 12 Arthur

Viralterkini.id – Kepolisian Inggris melakukan langkah hukum langka dengan menahan mantan Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor pada Kamis (19/2/2026) pagi waktu setempat di kediamannya di Sandringham Estate, Norfolk, Inggris Timur.

Penahanan ini terjadi meski Andrew telah menanggalkan gelar pangeran dan hak-hak resmi kerajaan sejak Oktober 2025.

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan Publik

Menurut pernyataan resmi Thames Valley Police, Andrew ditangkap atas dugaan misconduct in public office atau penyalahgunaan jabatan publik.

Saat ini, ia masih ditahan, sementara aparat melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Berkshire dan Norfolk sebagai bagian dari penyelidikan.

Foto-foto yang beredar menunjukkan kendaraan polisi tak bertanda dan petugas berpakaian preman di Wood Farm, rumah Andrew sejak meninggalkan Royal Lodge di Windsor.

Penangkapan ini merupakan puncak dari penyelidikan panjang yang terkait dokumen Epstein files yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ).

Raja Charles III Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlaku

Raja Charles III menanggapi penangkapan tersebut secara serius. Ia menekankan bahwa meski Andrew pernah menjadi anggota keluarga kerajaan, hukum harus dijalankan secara adil dan tanpa pengecualian.

“Saya menyampaikan kekhawatiran terdalam atas berita penahanan Andrew Mountbatten‑Windsor terkait dugaan pelanggaran jabatan publik. Sekarang, proses hukum yang lengkap, adil, dan sesuai prosedur harus dijalankan,” ujar Raja Charles.

Ia menambahkan bahwa keluarga kerajaan mendukung penuh otoritas hukum dan siap bekerja sama dengan penyelidikan.

Tuduhan Informasi Sensitif kepada Jeffrey Epstein

Kasus ini berkaitan dengan dugaan bahwa Andrew, saat menjabat utusan perdagangan Inggris, membagikan informasi sensitif pemerintah kepada Jeffrey Epstein dan lingkarannya, termasuk laporan resmi kunjungan kenegaraan ke negara-negara Asia.

Beberapa email tahun 2010 menunjukkan Andrew meneruskan informasi rahasia pemerintah kepada Epstein, menurut laporan Reuters.

Buckingham Palace sebelumnya telah mencabut gelar, peran kehormatan, dan tanggung jawab resmi Andrew pada Oktober 2025. Meski demikian, ia tetap berada di urutan kedelapan garis suksesi tahta Inggris.

Respons Korban dan Pemerintah

Keluarga Virginia Giuffre menyambut penangkapan ini dengan lega, menyatakan bahwa berita tersebut menunjukkan hukum berlaku untuk semua orang, termasuk anggota keluarga kerajaan.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa tidak ada yang kebal hukum dan semua pihak yang memiliki informasi terkait kasus ini wajib bersaksi.

Potensi Hukuman dan Proses Penyelidikan

Thames Valley Police menekankan bahwa penyalahgunaan jabatan publik adalah pelanggaran serius dengan ancaman hukuman hingga penjara seumur hidup.

Polisi terus mengumpulkan bukti dan menilai kemungkinan dakwaan lebih lanjut, dengan menjaga integritas penyelidikan.

Kasus ini menandai momen langka dalam sejarah monarki Inggris, menegaskan bahwa hukum dapat menuntut akuntabilitas bahkan terhadap figur publik yang pernah berpengaruh. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!