x Pulau Seribu Asri

Ressjalina Nur Afifah Incar Dua Gelar DETEC K3N7O3N9 Open Sukoharjo

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 07:46 18 M Ary K

Viralterkini.id, SUKOHARJO – Petenis muda asal Klaten, Ressjalina Nur Afifah, menegaskan tekadnya untuk menyapu bersih gelar juara pada turnamen nasional DETEC K3N7O3N9 Open yang berlangsung di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Siswi SMA Negeri 2 Klaten tersebut membidik gelar pada nomor tunggal dan ganda putri Kelompok Umur (KU) 18 tahun. Ambisi itu terasa semakin spesial karena turnamen ini menjadi salah satu momen terakhirnya berlaga di kelompok junior.

Ressjalina menyebut target juara tersebut sebagai “kado perpisahan” sebelum menutup perjalanan panjangnya di kategori junior.

Untuk mewujudkan ambisinya, Ressjalina harus menghadapi unggulan empat asal Semarang, Kaitlyn Wijaya, pada final tunggal putri KU 18. Keduanya dijadwalkan bertanding di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sabtu (4/7).

Tidak hanya di tunggal, Ressjalina juga akan kembali bertemu Kaitlyn pada final ganda putri. Ressjalina yang berpasangan dengan Syavira Dhini Maimunah akan menantang duet Kaitlyn Wijaya/Nadine Pramesthi Setya Komalasari.

Meski belum pernah berhadapan dengan Kaitlyn, Ressjalina mengaku tetap optimistis. Ia menilai calon lawannya memiliki gaya bermain yang tidak jauh berbeda dengannya.

“Sekilas dia setipe denganku. Bolanya flat, ulet, dan suka jemput bola. Tapi dia kan lebih muda. Jadi, besok aku coba bermain lebih dewasa. Harus bisa kontrol diri. Mulai buka lapangan. Nyerang pas enak,” ujar Ressjalina.

Ressjalina melaju ke final tunggal setelah mengalahkan unggulan kedelapan, Getsa Zainine, lewat pertarungan rubber set dengan skor 6-1, 4-6, 10-8. Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah karena ia sempat kehilangan fokus pada set kedua.

Petenis berusia 18 tahun tersebut mengakui banyak melakukan unforced error, terutama saat melakukan return.

“Return-ku jelek banget di set kedua. Habis itu, fokusku benar-benar hilang. Untung, di tie break, aku bisa balik ke ritme set pertama dan memenangkan pertandingan,” kata Ressjalina, yang mengidolai bintang tenis Inggris, Emma Raducanu.

Tantangan serupa juga menjadi perhatian Ressjalina di nomor ganda. Saat semifinal menghadapi duet Andi Arumi/Anggita Liatin, Ressjalina dan Dhini sempat kehilangan momentum meski sudah unggul 3-0.

“Ya, tadi di semifinal servis kami juga dua kali lepas habis unggul 3-0. Tapi, final juga sudah kami siapin. Dhini banyak main lob buat besok,” ucap Ressjalina.

Turnamen nasional DETEC K3N7O3N9 Open edisi kedelapan ini menjadi panggung penting bagi para petenis muda dari berbagai daerah. Pada nomor tunggal, sebagian besar unggulan teratas berhasil melangkah mulus ke final, kecuali pada KU 18 dan KU 12 putri yang menghadirkan kejutan tersendiri. (ma)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri