x Pulau Seribu Asri

Kelme dan PSSI Pers Adakan Kegiatan Yang Bertajuk #WeHearYou

waktu baca 3 menit
Rabu, 6 Mei 2026 22:12 19 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Kelme bersama dengan PSSI Pers mengelar kegiatan ini yakni diskusi ringan mengenai apparel Timnas Indonesia, bersama Kolektor Jersey Timnas Indonesia, dan insan media terkait jersey baru Timnas Indonesia. Agenda ini bertajuk #WeHearYou: Mendengar & Melangkah untuk Timnas Indonesia yang digelar di sekretariat PSSI Pers, GBK Arena Jakarta, Rabu (06/05).

KELME & PSSI PERS #WeHearYou_Foto Viralterkini (3)
KELME & PSSI PERS #WeHearYou_Foto Viralterkini

Yang akhirnya Brand apparel resmi Tim Nasional Indonesia, Kelme buka suara terkait polemik kualitas jersey yang sempat menuai kritik publik, khususnya insiden lepasnya name set pemain saat ajang FIFA Series pada Maret 2026.

Sebelumnya, keterlambatan respons dari pihak Kelme sempat disorot publik. Namun, CEO Kelme Sports Indonesia, Kevin Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru memberikan klarifikasi tanpa hasil investigasi yang jelas.

“Banyak yang bertanya kenapa kami tidak langsung buka suara. Kami perlu memastikan dulu sumber masalahnya, apakah dari SOP, bahan, atau proses pressing,” ujar Kevin dalam acara Kelme Media Session di Jakarta.

Ia mengungkapkan, investigasi dilakukan sejak insiden terjadi pada akhir Maret hingga awal Mei 2026. Hasilnya, ditemukan bahwa penyebab utama cacat pada jersey batch pertama bukan berasal dari material, melainkan dari perbedaan mesin dalam proses pengepresan name set.

“Material dan kualitas name set sudah sesuai standar internasional. Namun, kami melewatkan fakta bahwa setiap mesin pressing memiliki karakteristik berbeda dan membutuhkan perlakuan khusus. Ini yang menjadi kekeliruan kami,” jelasnya.

Sebagai langkah perbaikan, Kelme akan meninjau ulang standar operasional prosedur (SOP) dengan melibatkan tenaga ahli, khususnya dalam proses pengepresan nama, nomor punggung, dan logo jersey. Hal ini dilakukan guna meminimalkan potensi cacat produksi di masa mendatang.

Kevin juga menjelaskan bahwa produksi name set saat peluncuran dibagi dalam tiga blok, yakni untuk event peluncuran, penggunaan pemain di FIFA Series, serta distribusi di Garuda Store. Ia menyebut sebagian besar produk tidak mengalami kendala karena mengikuti SOP dengan benar.

“Diduga ada human error pada salah satu blok produksi, terutama pada penggunaan mesin yang lebih portabel yang memiliki risiko kesalahan lebih tinggi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kolektor Jersey Timnas Indonesia (KJTI), Gerardo Gusti, menilai bahwa kualitas jersey sejatinya dapat dilihat dari kenyamanan pemain saat bertanding.

“Sejauh ini belum ada keluhan dari pemain terkait kenyamanan. Hanya saja, insiden name set lepas tentu sangat disayangkan,” ujar Gerardo.

Sementara itu, Fahri Rauzi Idrus dari KJTI menilai kritik terkait desain jersey bersifat subjektif, tergantung selera masing-masing konsumen.

“Kritik soal motif atau desain itu wajar dan subjektif. Setiap orang punya preferensi berbeda,” katanya.

KJTI juga menyoroti perbedaan harga antara jersey tipe player issue dan versi replika. Menurut mereka, harga yang lebih tinggi pada jersey pemain sebanding dengan teknologi yang digunakan untuk menunjang performa di lapangan.

“Kami sarankan bagi penggemar untuk memilih versi supporter atau replika jika menginginkan harga yang lebih terjangkau,” ujar mereka.

Senada dengan itu, Kevin menegaskan bahwa Kelme menyediakan berbagai segmen produk, mulai dari player issue hingga versi replika. Ia juga memastikan bahwa Kelme Indonesia membuka layanan pelanggan daring bagi konsumen yang ingin menyampaikan keluhan terhadap produk resmi.

Ke depan, Kelme berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan produksi dengan menghadirkan tenaga ahli secara langsung dalam setiap tahapan penting, demi memastikan jersey Timnas Indonesia tampil dengan kualitas terbaik di setiap pertandingan. (ma)

WhatsApp Image 2026-05-03 at 1.46.56 PM

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri