x Pulau Seribu Asri

Airlangga Dorong Kejagung Tindak Tegas Manipulasi Saham demi Jaga Kepercayaan Pasar

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Mei 2026 08:16 15 Denny Pohan

Viralterkini.id, JAKARTA — Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menindak tegas berbagai praktik manipulasi saham, seperti goreng-menggoreng saham hingga insider trading. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasar modal dan kepercayaan investor.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga saat membuka Seminar Internasional Persatuan Jaksa Indonesia di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Airlangga menekankan pentingnya peran korps jaksa dalam menghadapi dinamika pasar keuangan yang semakin kompleks. Ia menilai peningkatan kapasitas pemahaman terhadap instrumen keuangan menjadi hal yang krusial.

“Tentu peran korps jaksa ini menjadi sangat penting, terutama untuk meningkatkan kapasitas dalam pemahaman instrumen keuangan serta penegakan hukum yang sangat relevan dengan dinamika pasar,” ujar Airlangga.

Ia secara khusus menyoroti praktik manipulasi saham yang dapat merugikan pasar. Menurutnya, penindakan terhadap pelanggaran tersebut harus dilakukan secara konsisten dan berintegritas.

“Kemudian mendorong penegakan hukum terhadap manipulasi saham ataupun goreng-goreng saham, insider trading, agar berjalan secara konsisten, berintegritas,” lanjutnya.

Selain itu, Airlangga juga menekankan pentingnya penanganan tindak pidana pencucian uang. Ia meminta kejaksaan memperkuat penelusuran dan penyitaan aset hasil kejahatan guna memutus mata rantai keuntungan ilegal.

“Penguatan penelusuran serta penyitaan aset tindak pidana pencucian uang agar memutus mata rantai yang mencari keuntungan secara ilegal,” katanya.

Meski demikian, Airlangga mengingatkan agar penegakan hukum tetap dilakukan secara terukur. Ia menilai keseimbangan antara tindakan tegas dan menjaga kepercayaan pasar harus menjadi perhatian utama.

“Penanganan kasus yang melibatkan sektor pasar modal perlu dilakukan secara tegas, namun juga mempertimbangkan dari segi market confidence dan market trust,” ujarnya.

Lebih lanjut, Airlangga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam memperkuat pengawasan pasar modal. Ia mendorong kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk membangun sistem peringatan dini (early warning system) guna mendeteksi potensi pelanggaran sejak awal.

“Sinergi OJK, BEI, dan PPATK untuk membangun sistem early warning system, terutama untuk penanganan perkara secara terpadu,” jelasnya.

Airlangga berharap langkah tersebut dapat memperkuat integritas pasar modal Indonesia serta meminimalkan potensi kerugian. Pemerintah pun menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pasar yang sehat melalui penegakan hukum yang konsisten. (dp)

WhatsApp Image 2026-05-03 at 1.46.56 PM

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

13 hours ago
1 day ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri