Pelatih kepala Persikad Depok, Achmad Zulkifli. Foto : Persikad Viralterkini.id, Palembang – Dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship, Persikad akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu (18/4) pukul 19.00 WIB.
Pelatih kepala Persikad Depok, Achmad Zulkifli, menegaskan komitmennya untuk membawa tim berjuluk Serigala Margonda bertahan di kompetisi Championship pada sisa tiga pertandingan musim ini.
Secara statistik, Persikad memiliki catatan kurang baik saat berhadapan dengan Sumsel United. Dalam dua pertemuan sebelumnya, tim asal Depok itu harus menelan kekalahan 0-1 di Stadion Pakansari dan 1-3 di Jakabaring. Hasil tersebut menjadi catatan yang harus diperbaiki jika ingin mencuri poin di laga penting kali ini.
“Tidak pernah mudah menghadapi tim yang masih berjuang untuk merebut tiket promosi. Para pemain harus memberikan segalanya, itu yang kami inginkan dan akan terus kami lakukan,” ujar Achmad Zulkifli dalam sesi konferensi pers pralaga.
Ia mengakui musim ini penuh tantangan bagi timnya. Namun, ia menegaskan bahwa semangat juang tidak boleh surut dalam upaya mengamankan posisi di klasemen.
“Ini musim yang penuh tantangan, tapi kami harus terus yakin, terus bertarung, dan terus mencoba memenangkan sisa pertandingan,” tambahnya.
Saat ini, Persikad menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, Sumsel United berada di peringkat keempat dengan 38 poin dan masih menjaga peluang untuk meraih tiket play-off promosi.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi Persikad. Secara matematis, mereka bisa memastikan diri selamat dari degradasi apabila mampu meraih kemenangan atas Sumsel United, dengan catatan Persekat Tegal yang berada di posisi kesembilan dengan 26 poin, kalah saat menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru.
Dengan situasi tersebut, duel di Palembang dipastikan berlangsung sengit. Persikad dituntut tampil maksimal demi mengamankan status mereka di Championship, sementara Sumsel United berambisi menjaga asa promosi ke kasta yang lebih tinggi. (ma)