x Pulau Seribu Asri

Caroline-Jumeidi Tampil Perkasa di Kejurnas Pentathlon 2026

waktu baca 3 menit
Minggu, 5 Apr 2026 10:06 171 Agung

Viralterkini.id, Jakarta — Atlet Jawa Barat, Caroline Andita Bangun, dan atlet Sulawesi Selatan, Jumeidi, tampil gemilang dengan merebut gelar juara kategori senior pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Modern Pentathlon 2026.

Ajang bergengsi tersebut berlangsung di Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, dan diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah.

Kejurnas Modern Pentathlon 2026 menjadi panggung persaingan ketat antar atlet terbaik nasional. Para peserta dituntut menunjukkan kemampuan maksimal dalam lima disiplin utama, yakni anggar, renang, obstacle, menembak, dan lari (laser run).

Kombinasi kelima nomor tersebut menjadikan modern pentathlon sebagai salah satu cabang olahraga paling menantang dalam multievent.

Sebanyak 153 atlet dari 20 Pengurus Provinsi Modern Pentathlon Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka tidak hanya bersaing di nomor perorangan, tetapi juga kategori beregu dan mixed team, demi memperebutkan gelar juara nasional yang prestisius.

Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI), Purwoko Aji Prabowo, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan kualitas kompetisi yang ditampilkan sepanjang kejuaraan berlangsung.

“Antusiasme dan semangat juang para atlet sangat luar biasa. Kami juga mengapresiasi seluruh Pengprov MPI yang telah mengirimkan atlet terbaiknya untuk berpartisipasi di Kejurnas Modern Pentathlon 2026 ini,” ujar Purwoko di sela-sela pertandingan, Jumat (3/4/2026).

Pada kategori senior putri, Caroline Andita Bangun menunjukkan dominasi sejak awal kompetisi. Atlet asal Jawa Barat tersebut berhasil mengumpulkan poin tertinggi di tiga nomor awal, yakni anggar, renang, dan obstacle. Keunggulan tersebut membuatnya memulai nomor penentuan, laser run, dengan posisi terdepan.

Berkat akumulasi poin tertinggi, Caroline berhak старт lebih dulu tanpa harus bersaing langsung dengan pesaing terdekatnya.

Sementara itu, atlet lain harus старт bersamaan dengan penalti waktu hingga 90 detik akibat selisih poin yang cukup jauh.

Keunggulan старт tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Caroline. Ia mampu menjaga konsistensi performa sepanjang lintasan hingga akhirnya finis pertama dengan catatan waktu 13 menit 17 detik. Hasil tersebut memastikan dirinya meraih medali emas sekaligus gelar juara nasional kategori senior putri.

Medali perak diraih oleh atlet Jawa Barat lainnya, Vera Febrianti, yang mencatatkan waktu 14 menit 59 detik. Sementara medali perunggu menjadi milik Sri Wahyuni dari Sulawesi Selatan dengan waktu 15 menit 45 detik.

Persaingan tak kalah ketat juga terjadi pada kategori senior putra. Atlet Sulawesi Selatan, Jumeidi, tampil impresif terutama pada nomor laser run. Ia mencatatkan waktu tercepat 11 menit 55 detik, sekaligus memastikan dirinya sebagai juara nasional.

Jumeidi sukses mengumpulkan total poin tertinggi sebesar 1.410 dari seluruh rangkaian lomba. Keunggulan tersebut tidak mampu dikejar oleh para pesaingnya hingga akhir pertandingan.

Medali perak diraih oleh atlet Jawa Timur, M Ifsan, yang finis kedua pada nomor laser run dengan waktu 12 menit 15 detik dan mengumpulkan total nilai 1.370. Sementara medali perunggu diraih oleh M Dhafin Putra Sugianto dari DKI Jakarta dengan catatan waktu 12 menit 29 detik serta total poin 1.348.

Kejurnas Modern Pentathlon 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga bagian dari proses pembinaan dan seleksi atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat Asia maupun internasional. Penampilan para atlet di ajang ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur perkembangan prestasi modern pentathlon Indonesia.

Selain itu, kejuaraan ini juga berhasil menarik perhatian masyarakat. Tingginya minat penonton yang hadir langsung di lokasi pertandingan menjadi indikator positif terhadap perkembangan cabang olahraga modern pentathlon di Tanah Air.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, federasi olahraga, dan masyarakat, dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan prestasi atlet. PP MPI berharap Kejurnas ini dapat terus menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial masa depan.

Dengan hasil ini, Caroline Andita Bangun dan Jumeidi tidak hanya mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di tingkat nasional, tetapi juga membuka peluang untuk tampil mewakili Indonesia di ajang internasional mendatang.

Kejurnas Modern Pentathlon 2026 pun ditutup dengan harapan besar terhadap masa depan cabang olahraga ini. Konsistensi pembinaan serta peningkatan kualitas kompetisi diharapkan mampu membawa modern pentathlon Indonesia bersaing di level dunia. (AGF).

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

7 hours ago
8 hours ago
8 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri